Ini Tanggapan Kuasa Hukum PT Sehati Soal Pemutusan Kontrak dan Blacklist

Tim kuasa hukum PT Sehati, Rafiqhan Illahi, angkat bicara terkait ditetapkan PT Sehati, masuk dalam daftar hitam (black list)

Ini Tanggapan Kuasa Hukum PT Sehati Soal Pemutusan Kontrak dan Blacklist
bangka pos/anthoni ramli
Lampu PJU sepanjang jalan Jendral Sudirman Toboali Basel yang belum diserahtetimakan oleh PT sehati ke dinas PUPRP 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim kuasa hukum PT Sehati, Rafiqhan Illahi, angkat bicara terkait ditetapkan PT Sehati, masuk dalam daftar hitam (black list) perusahan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Rafiqhan tak menampik jika pemutusan hubungan kontrak dan penundaan pencairan anggaran oleh Dinas PUPRP membuat PT Sehati terancam masuk daftar hitam black list.

Namun dirinya keberatan jika PT Sehati ditetapkan masuk dalam daftar blacklist. Sebab menurut Rafiqhan perusahaan yang masuk dalam daftar blacklist tersebut tidak bisa mencairkan dana pemeliharaan proyek yang sedang dikerjakan.

Sementara menurutnya, dinas PUPRP Basel telah mencairkan dana pemeliharaan tersebut.

" Memang benar setelah di putus kontrak biasanya di blacklist. Cuma kalau memang masuk black list kenapa dinas PUPRP masih mencairkan dana pemeliharaan proyek lampu jalan tersebut," ujar Rafiqhan kepada bangkapos.com, Sabtu (14/7/2018)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help