Ombudsman Miris Banyak Lampu PJU Kurang Memadai, Salah Satunya di Kota Toboali

Minimnya lampu penerangan jalan berpotensi memicu rawan kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat yang melintasi

Ombudsman Miris Banyak Lampu PJU Kurang Memadai, Salah Satunya di Kota Toboali
Bangkapos/Yudha Palistian
Kepala Ombudsman Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala  Ombudsman RI perwakilan Bangka Belitung Jumli Jamaludin, menyayangkan masih banyaknya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bangka Belitung yang kurang memadai.

Tak terkecuali lampu (PJU) di jalan Jendral Sudirman Toboali, Kabupaten Bangka Selatan yang dikerjakan slah satu perusahaan dengan anggaran yang hampir mencapai 3 miliyar.

Bahkan menurut Jumli, sebagian jalan di Bangka Belitung tidak ada lampu penerangan sama sekali.

Menurutnya lampu penerangan jalan sedikit memadai di pusat kota atau kabupaten. Itupun terkadang ada yang tidak menyala atau rusak.

"  Memang dari pantauan kami saat melintas dalam melaksanakan tugas tertentu di waktu malam, di beberapa titik jalan baik di perkotaan maupun di kabupaten di Bangka Belitung saat ini masih banyak ditemui fasilitas penerangan jalan umum yang kurang memadai. Salah satu nya lampu penerangan pusat kota Toboali ini," ujar Jumli kepada bangkapos.com, Sabtu (14/7/2018) sore.

Lebih lanjut dikatakan Jumli, mampu Penerangan jalan sebenarnya sangat membantu terlaksananya fungsi jalan umum.

Tanpa pengecualian penerangan jalan umum haruslah dapat dinikmati semua masyarakat atau publik, serta dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Minimnya lampu penerangan jalan berpotensi memicu rawan kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat yang melintasi jalan raya dan memicu rawan tindakan kriminal yang berdamak dapat meresahkan bagi masyarakat.

Sisi lainnya mengurangi keindahan kota atau Desa.

" Diharapakan minimnya lampu penerangan jalan pada titik-titik tertentu agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah terkait dalam rangka memberikan layanan publik berupa barang publik seperti lampu penerangan jalan umum kepada masyarakat. Diharapkan pula bagi publik atau warga masyarakat mendukung keindahan kota atau desa agar fasilitas publik tetap dapat terjaga dengan baik," harap Jumli.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help