Harga Spesial Bagi Pengguna Applikasi OVO, Harga Sang Pisang Hanya Rp. 15.000

Gerai Sang Pisang Pangkalpinang melakukan trobosan terbaru dalam mendukung program gerakan non tunai di Bangka Belitung.

Harga Spesial Bagi Pengguna Applikasi OVO, Harga Sang Pisang Hanya Rp. 15.000
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Penandatanganan kerjasama OVO dan Sang Pisang Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Gerai Sang Pisang Pangkalpinang melakukan trobosan terbaru dalam mendukung program gerakan non tunai di Bangka Belitung.

Satu diantaranya menandatangani kerjasama dengan OVO aplikasi digital marketing. Sehingga, pelanggan dapat menikmati potongan harga spesial Rp. 15000 perkotak untuk 3000 pengguna applikasi.

Pengelolah Sang Pisang Cabang Pangkalpinang, Hendy Suwandi mengatakan sudah saatnya transaksi pembayaran beralih ke digital sesuai tuntutan jaman. Peralihan itu bertujuan memudahkan masyarakat dalam berbelanja dan mempercepat proses transaksi. Sekaligus mendukung program gerakan non tunai dari pemerintah.

“Saya rasa sudah saatnya menggunakan transaksi digital karena perlahan semua pembayaran beralih ke digital. Kita tidak bisa lari dari era digital tetapi sejauh ini  Sang Pisang masih gunakan pula transaksi tunai karena tidak bisa serta merta,” ungkap Hendy Suwandi

Alasan Suwandi menerapkan transaksi digital karena menguntungkan semua pihak, baik Sang Pisang yang dapat menarik lebih banyak pelanggan, pemilik applikasi, dan pembeli dimanjakan dengan potongan harga spesial.

“Applikasi OVO ini sangat bagus dan menunjang semua pihak. Pembeli, penjual, dan applikasi sama-sama diuntungkan,” kata Hendy Suwandi

Selain itu, Hendy Suwandi juga mengungkapkan strategi digital marketing yang diterapkan dengan bekerjasama dengan Grab dan Gojek sudah membawa dampak baik. Setidaknya, 10 persen penjualan berasal dari sana meskipun tidak bisa langsung besar. Menggingat applikasi tersebut masih baru ada di Pangkalpinang.

Lebih lanjut, ia blak-blakan mengungkapkan setelah Grand Opening penjualan Sang Pisang semakin meningkat karena antusias masyarakat besar. Sehingga, untuk memenuhi permintaan pembeli harus mencari pisang sebagai bahan baku sampai ke luar Pangkalpinang.

“Kami sudah pikirkan matang-matang masalah SDM, pengelolaan, dan lainnya. Harapannya, semoga Sang Pisang bisa maju dan menjadi produk kegemaran masyarakat Pangkalpinang. Kedepannya, akan dibukan cabang-cabang lain di Bangka Belitung,” ujar Hendy Suwandi.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help