Home »

Lokal

» Bangka

Postingan di Facebook Aneh, BK DPRD Bangka Minta DA Melapor

Kasus postingan di akun facebook milik Anggota DPRD Kabupaten Bangka Deasy Arisandi yang menghebohkan mendapat sorotan

Postingan di Facebook Aneh, BK DPRD Bangka Minta DA Melapor
Bangka Pos/Nurhayati
Firdaus Djohan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Kasus postingan di akun facebook milik Anggota DPRD Kabupaten Bangka DA yang menghebohkan mendapat sorotan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bangka.

Pasalnya postingan yang memuat foto seronok seorang perempuan berhijab sedang berciuman dengan seorang pria tersebut sudah ramai diperbincangkan di berbagai kalangan. Apalagi postingan media sosial cepat sekali menyebar dan menjadi viral.

Namun sejauh ini secara kelembagaan BK belum memanggil perempuan, politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bangka Firdaus Djohan mengatakan BK mengacu pada kode etik dewan karena menyangkut marwah lembaga.

"Ini kan di media medsos kita tidak tahu siapa yang melakukannya. Kalau dianggap anggota dewan itu merugikan dia bisa melaporkan pihak yang berwajib itukan kriminal. Kalau di lembaga dewan sebatas tidak ada laporan ke kita dari pihak yang merasa dirugikan kita tidak bisa menjawab secara utuh," katanya.

"BK kan fungsinya pembinaan misalnya melanggar kode etik seperti kejadian kawan kita kemarin (Kasus dugaan KDRT yang dilakukan Anggota DPRD Bangka Sumantri--red) langsung melayangkan surat karena sudah heboh lembaga disangkutpautkan. Kalau ini baru oknum di medsos, ini bisa saja yang satu tidak suka ke si B jika merasa dirugikan bisa melaporkan ke pihak yang berwajib," jelas Firdaus kepada bangkapos.com, Senin (16/7/2018) di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Bangka.

Menurutnya komitmen pihaknya di DPRD Kabupaten Bangka tetap mengacu pada kode etik dewan.

"Secara lembaga kita resminya belum memanggil karena isu-isu kawan kita yang tersangkut di lembaga ini kita baru secara lisan, konseling apa permasalahannya. Secara formal kita belum melayangkan surat untuk dipanggil tapi secaea personal kita menanyakan terkait ada yang ramai-ramai ini," ungkap Firdaus.

Deasy mengaku postingan tersebut muncul karena ada orang yang tidak suka dengannya dimana akunnya dibajak. Untuk itu Firdaus menyarankan agar DA melapor kepada pihak kepolisian sehingga bisa mengetahui kebenarannya.

Diakui Firdaus, dia sendiri belum mengetahui postingan foto-foto seronok di akun facebook milik DA tersebut. "Di dunia maya kadang-kadang yang salah jadi benar, yang benar jadi salah. Kalau benar sangat disayangkan. Kita di lembaga ini menjaga marwah lembaga. Kitakan mewakili masyarakat sebagai wakil rakyat," sesal Firdaus.

Untuk itu ia mengatakan akan secepatnya memproses secara lembaga tetapi dalam hal ini BK akan melakukan rapat dengan anggota dewan lainnya guna membahas permasalahan tersebut.

Hasilnya nanti akan diserahkan kepada pihak partai politik dimana pihak partailah yang berwenang memberikan sanksi kepada anggota dewan mereka yang melakukan pelanggaran.

"Marwah lembaga tetaplah (tercoreng-red) yang namanya lembaga. Apalagi di lembaga yang besar yang dilindungi undang-undang. Kita tetaplah merasa dirugikan tetapi kita dilembaga ini juga ada kode etiknya sejauh mana keterlibatannya, kebenarannya kita tidak bisa memastikan karena ini dunia maya ada ranah hukumnya. Susah kita menyimpulkannya kalau ini saya simpulkan ke tarik kusut," kata Firdaus.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help