Kenaikan Harga Telur di Pangkalpinang Bisa Picu Inflasi

Kenaikan harga telur di Pangkalpinang yang terjadi sejak Idul Fitri lalu, dapat memicu terjadinya inflasi di Provinsi Bangka Belitung.

Kenaikan Harga Telur di Pangkalpinang Bisa Picu Inflasi
Bangka Pos/ Putrie Agusti Saleha
Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Kenaikan harga telur di Pangkalpinang yang terjadi sejak Idul Fitri lalu, dapat memicu terjadinya inflasi di Provinsi Bangka Belitung.

Hal tersebut disampaikan oleh Darwis Sitorus selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung, ia juga menyampaikan bahwa pantauan minggu lalu untuk telur ayam ras seharga Rp. 1.500 /butir.

"Tentu saja kenaikan harga telur yang terus menerus bisa memicu inflasi. Harga pantauan minggu Ialu Rp. 1500 per butir, sekarang sudah Rp. 1600,00," jelas Darwis, selasa (17/7/2018).

Selanjutnya untuk harga telur ayam kampung berada di bobot 0,0238 dan mulai mengalami kenaikan sejak minggu akhir bulan Juni.

"Bobot telur ayam kampung 0,0238 harga mulai naik dari minggu ke empat bulan juni, dari Rp. 2.250 menjadi Rp. 2.500 per butir," imbuhnya.(*)

Penulis: Putrie Agusti Saleha
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved