Kisah Haru Arum, Bocah Yatim Pengidap Kelainan Intelektual Ikut Sunat Massal PT. Timah

Arum, anak kedua dari tiga bersaudara mengalami kelainan intelektual. Di umurnya ke 13 tahun, belum sehari pun

Kisah Haru Arum, Bocah Yatim Pengidap Kelainan Intelektual Ikut Sunat Massal PT. Timah
bangkapos/idandimeikajovanka
Proses Sunat Arum, Bocah Keterbelakangan Mental 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Suharli tampak risau menunggu proses sunat yang dijalani keponakannya, Arum (13 tahun) warga Pancur.

Jari-jarinya terus bergerak sambil menatap kepasrahan Arum di atas kasur menanti pekerjaan Mantri selesai.

Tidak mengeluarkan suara satu hentak pun, Arum hanya terdiam dan menatap langit-langit gedung Graha Timah Pangkalpinang, Selasa (17/7/2018).

Bangka Pos berupaya menelisik sunyinya proses sunat Arum yang berbeda dari peserta lain.

Satu persatu, Suharli mengungkapkan kisah Arum membuat biru suasana kala itu.

Arum, anak kedua dari tiga bersaudara mengalami kelainan intelektual. Di umurnya ke 13 tahun, belum sehari pun bocah itu menginjakan kaki di sekolah.

Jika, rejeki menghampiri Suhari akan membawa keponakannya ke SLB.

“Keponakan saya ini memang mengalami kelainan intelektual, bicarapun tidak lancar,” ungkap Suharli.

Suharli merasa terpanggil membantu Sang Keponakan mengingat ketidak beruntungan menyelimuti kehidupan Arum.

Halaman
12
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help