Oknum Kepsek Diduga Gunakan Dana Bos Untuk Judi Online, Begini Tanggapan Kadikbud Bangka

Mungkin ada orang dalamnya sendiri yang berkicau karena kuitansi pembeliannya ada tetapi barangnya tidak

Oknum Kepsek Diduga Gunakan Dana Bos Untuk Judi Online, Begini Tanggapan Kadikbud Bangka
Bangka Pos / Nurhayati
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Padli 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Padli menyesalkan tindakan oknum Kepala SMPN 5 Belinyu Andika Bani yang menyalahgunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kepentingan pribadi bahkan untuk judi online.

"Saya tidak tahu kalau dia sudah ditahan karena sebelumnya saya ketemu dengan dia (Andika Bani--red) dan tetap bekerja," kata Padli  saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (17/7/2018) melalui telepon.

Menurutnya penyalahgunaan dana BOS yang dilakukan Andika Bani tersebut merupakan dana BOS pemerintah pusat yang berasal dari APBD.

Laporan pengunaan dana tersebut secara online langsung kepada pemerintah pusat sehingga kurang pengawasan.

"Mungkin ada orang dalamnya sendiri yang berkicau karena kuitansi pembeliannya ada tetapi barangnya tidak ada dan honor-honor pegawai juga tidak dibayarkan. Alasannya dana belum cair padahal sudah cair," ungkap Padli.

Pihaknya juga sudah turun untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya laporan penyalahgunaan dana BOS tersebut.

Apalagi kasus ini sudah menjadi temuan tindak pidana korupsi oleh pihak Kejaksaan Negeri Bangka.

"Kami turun ternyata benar ada penyalahgunaan tetapi bapak itu (Andika Bani--red) mau bertanggungjawab untuk mengembalikan dana tersebut tetapi walaupun mau dikembalikan tidak menghapus proses hukum yang berjalan. Dia juga tidak melibatkan orang lain dalam penggunaan dana itu karena menjadi tanggungjawabnya sendiri untuk penggunaan dana itu. Katanya dana itu untuk judi online ini sangat disayangkan sebagai pendidik bisa terjebak judi online. Jangan sampai tergiur judi lah dak akan kaya dari hasil judi," sesal Padli.

Untuk itu ia mengingatkan para kepala sekolah dan bendahara sekolah jangan sampai terjadi penyalahgunaan dana BOS terjadi lagi.

"Berhati-hatilah dalam pengunaan dana BOS sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya--red) sehingga bisa dipertanggungjawabkan sesuai anggaran," imbau Padli.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved