Pelayanan di Pukesmas Payung Jadi Keluhan Fredi, Begini Tanggapan Kepala Puskesmas

Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Payung, Kabupaten Bangka Selatan mendapat keluhan dari keluarga Fredi (41) warga desa Nadung

Pelayanan di Pukesmas Payung Jadi Keluhan Fredi, Begini Tanggapan Kepala Puskesmas
Ist
Puskesmas Payung Kabupaten Bangka Selatan

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Payung, Kabupaten Bangka Selatan mendapat keluhan dari keluarga Fredi (41) warga desa Nadung, Kecamatan Payung.

Kala itu, Fredi beserta warga lainnya bermaksud membawa ayah nya Jum'ah (65) berobat ke puskesmas Payung, karena mengalami sesak napas, Senin (16/7/2018) kemarin malam.

Namun saat Fredi dan keluarga tiba, puskesmas dalam keadaan sepi dan tidak ada satupun perawat ataupun staf puskesmas yang menemui dan melayani keluarga Fredi.

Tak puas dengan pelayanan tersebut, Fredi dan warga lainnya menyusuri satu persatu ruang puskesmas. Dari pencarian tersebut Fredi mendapati sejumlah pegawai puskesmas tengah berada di dalam ruangan.

" Dari Jelutung bawa orang tua kami. Waktu kami datang pasien belum kami turunkan kami tanya-tanya dengan warga sekitar katanya tidak tahu. Setelah kami cari-cari ternyata orang itu (pegawai-red) tengah santai di kamar," ujar Fredi kepada bangkapos.com, Selasa (17/6/2018)

Terpisah Kepala Puskesmas Payung, Kabupaten Bangka Selatan dr Hellen, membantah tudingan keluarga Fredi yang menyebutkan pihaknya menolak dan mengesampingkan pelayanan.

Bahkan diakui Hellen, kala itu staf dan pegawai nya sempat meminta supaya pasien dibawa ke ruang perawatan. Namun tawaran tersebut di tolak pihak keluarga Fredi.

Hellen tak menampik malam itu, hanya ada dua pegawai puskesmas yang berjaga, sementara satu lainnya sedang berkeliling memantau situasi sekitar puskesmas.

" Kalau dibilang menolak dan tidak melayani itu tidak benar. Memang waktu itu pegawai kita cuma ada dua orang. Satunya di kamar perawatan satu nya sedang keliling ruangan. Waktu itu pegawai kami juga sempat minta pasien turun, tapi mereka tidak mau," ujar Hellen, Selasa (17/7/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved