Roti Berusia 14.500 Tahun Ditemukan, Lebih Lama Sebelum Manusia Mulai Bercocok Tanam

"Bisa jadi produksi roti membuat orang pada waktu itu mulai mengembangkan teknik pertanian untuk bahan utama yang dibutuhkan dalam produksi ..."

Roti Berusia 14.500 Tahun Ditemukan, Lebih Lama Sebelum Manusia Mulai Bercocok Tanam
siakapkeli
roti tertua 1 

SEBUAH roti berusia 14.500 tahun ditemukan dalam sebuah alat pembakar.

Penemuan tersebut dilakukan ahli arkeologi yang sedang melakukan penelitian di sebuah situs di timur laut Yordania.

Adapun temuan sejarah tersebut menunjukkan bahwa manusia purba telah menguasai teknik pembuatan roti, makanan pokok dunia, ribuan tahun sebelum manusia mulai mengembangkan teknik kultivasi.

Sebuah penemuan penting yang diumumkan pada Senin kemarin itu menunjukkan bahwa Mediterania di Timur Tengah telah membuat kemajuan luar biasa dalam produksi roti, lebih awal daripada harapan para peneliti sebelumnya.

Umur roti lebih dari 4.000 tahun lebih tua daripada manusia mulai bercocok tanam.

Roti tersebut diyakini tidak dicampur dengan ragi memiliki bentuk seperti roti pita.

Baca: Alyssa Carson, Bakal Jadi Orang Pertama yang Jejakkan Kaki di Mars, Begini Jelasnya

Baca: Rory Gandeng Anak Barack Obama dengan Mesra, Ternyata Sosok Mahasiswa Cerdas nan Misterius

roti tertua 1
 (siakapkeli)

Para peneliti percaya roti itu diproduksi dari sereal liar seperti barli, gandum purba seperti out, dan tepung yang dihasilkan dari ubi pokok papirus.

Para peneliti membuat harapan bahwa roti mungkin berasal dari budaya orang-orang Natufian, yang memiliki penempatan tetap atas praktik gaya hidup nomaden, di situs arkeologi Padang Pasir Hitam.

"Penemuan roti jenis ini mengejutkan," kata Amaia Arranz-Otaegui, seorang peneliti di Universitas Copanhagen.

Hingga saat ini, dia mengatakan, bahwa roti itu terkait dengan masyarakat petani awal yang menanam bijiran sereal dan kacang.

Halaman
12
Penulis: asmadi
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help