Singgung Anggaran Minim, M Sopian Semangati Lembaga Kemasyarakatan di Kecamatan Rangkui

Plt. Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian menyemangati puluhan orang dari lembaga kemasyarakat yang ada di Kecamatan Rangkui.

Singgung Anggaran Minim, M Sopian Semangati Lembaga Kemasyarakatan di Kecamatan Rangkui
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Plt. Wali Kota Pangkalpinang M Sopian membuka r‎apat Koordinasi Lembaga Kemasyrakatan Kecamatan Rangkui di aula Kantor Camat Rangkui, Selasa (17/7/2018) pagi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA‎- Plt. Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian menyemangati puluhan orang dari lembaga kemasyarakatan yang ada di Kecamatan Rangkui.

Ini adalah satu di antara poin yang ia sampaikan saat membuka rapat Koordinasi Lembaga Kemasyarakatan Kecamatan Rangkui yang dihadiri oleh lurah, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, perangkat kelurahan, hingga PKK di Kecamatan Rangkui di aula Kantor Camat Rangkui, Selasa (17/7/2018).

Sopian mengumpamakan hubungan Lembaga Kemasyarakatan di lingkungan kecamatan dengan Pemkot Pangkalpinang seperti hubungan anak dan orangtua.‎

"Sebagai orangtua, kalau anaknya rajin, penurut, maka orang tua lebih sayang dan lebih perhatian. Cuma sebagai anak juga harus maklum, kalau orangtuanya tidak ada, tidak bisa nuntut banyak, harus paham dengan kondisi orangtua,"kata Sopian.

‎Mantan Camat Rangkui itu meminta agar kerja lembaga kemasyarakat tak mengedepankan materi. Lembaga kemasyarakat diminta untuk tetap semangat dan menjadikan tugasnya sebagai ‎kerja sosial.

"Kalau tidak beduit apakah harus nyerah dengan keadaan. Cepat kita mati, kalau nyerah. Dengan keadaan kekurangan keuangan harapan saya, kita jangan apatis, jangan langok. Tapi ini suatu tantangan, karena tugas RT RW LPM PKK dan lembaga kemasyarakatan, ini tugas dan pokoknya lebih condong ke arah sosial," ucapnya.

Sopian mengharapkan rapat koordinasi yang digelar Kecamatan Rangkui itu nantinya menghasilkan rumusan yang bisa menciptakan suatu keadaan atau iklim yang baik di lingkungan masyarakat.

Dia juga meminta keberadaan lembaga kemasyarakat di wilayah kecamatan disosialisasikan ke warga.

Menurutnya, sosialisasi perlu dilakukan karena banyak warga yang tidak mengerti tugas lembaga kemasyarakat. Dia menyontohkan masih ada anggapan negatif mengenai ketua RT dan RW yang dianggap sebagai "calo urusan".

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help