Ini Dia Deretan Artis-Artis yang Maju Jadi Caleg untuk Pemilu Legislatif 2019

Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 akan dihiasi wajah-wajah cantik para artis. Artis yang maju jadi caleg bernaung di sejumlah partai politik

Ini Dia Deretan Artis-Artis yang Maju Jadi Caleg untuk Pemilu Legislatif 2019
KOLASE

BANGKAPOS.COM--Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 akan dihiasi wajah-wajah cantik para artis.  Artis yang maju jadi caleg bernaung di sejumlah partai politik.

Artis yang jadi caleg ada yang berpindah partai politik, ada yang tetap setia di partai lama untuk  kendaraan maju di kompetisi Pileg 2019.  

Banyaknya artis yang maju jadi caleg tergambarkan saat sejumlah parpol mendaftarkan nama-nama bakal caleg Pemilu 2019 di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Selasa (17/7).

 Partai PDI Perjuangan besutan Megawati Soekarnoputri misalnya, memasukan kader dari kalangan artis untuk didaftarkan sebagai caleg di KPU.

Mulai dari diva pop ternama Krisdayanti, mantan vokalis band Radja, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Harvey Malaiholo, aktris Kirana Larasati, artis kawakan Chicha Koeswoyo, penyanyi Iis Sugiarto, hingga Angel Karamoy.

Angel Karamoy diabadikan usai mengisi acara sebuah program televisi di kawasan Taman Mini Indonesia (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2016) malam.
Angel Karamoy diabadikan usai mengisi acara sebuah program televisi di kawasan Taman Mini Indonesia (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2016) malam. (KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANG)

Partai Nasdem juga merekrut sejumlah artis ternama untuk dimajukan sebagai caleg untuk Pileg 2019, baik artis yang sudah terlebih dahulu berkecimpung di dunia politik maupun artis yang baru menjadi kader parpol.

Artis yang maju, antara lain Nafa Urbach di Nasdem, Dina Lorenza di Demokrat, dan Giring Nidji di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Nafa Urbach
Nafa Urbach (Tribunnews.com)

Pendatang baru lainnya yang ikut meramaikan gelaran Pileg 2019 adalah tokoh Kalijodo, Daeng Aziz. Dia akan maju sebagai caleg melalui partai besutan Prabowo Subianto, Gerindra.

Selanjutnya, politikus yang berpindah parpol untuk kendaraan politik Pileg 2019 adalah anggota DPR sekaligus mantan Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Sarifuddin Sudding, bersama rekan separtainya, Rufinus Hutauruk dan Dossy Iskandar, pindah ke Partai Nasdem.

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Perreira menilai, adalah hal yang lumrah apabila seorang politikus pindah ke partai lain untuk mencalonkan diri sebagai caleg. Kata dia, seluruh partai membuka seluruh kemungkinan adanya kader partai lain yang hijrah. Terlebih, politisi tersebut sudah memiliki elektabilitas dan basis massa di dapil pilihannya.

Penyanyi Krisdayanti atau KD
Penyanyi Krisdayanti atau KD (TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA)

"Saya rasa ini hal yang biasa apabila para politisi pindah partai. Semua kan memiliki hak untuk dipilih dan memilih," ujar Perreira saat ditemui di Kantor KPU.

Menurutnya, politisi melakukan hal itu semata ingin mencari kendaraan politik yang lebih baik dibanding sebelumnya. Terpenting, tidak ada pemaksaan dan polemik yang terjadi di internal partai politik ketika masuk orang baru.

Ketua DPP Hanura, Sutrisno Iwantono menegaskan, tidak akan banyak permasalahan yang akan timbul ketika banyak politisi dari partainya pindah ke partai lain.

Namun, partainya lebih memilih mengusung nama-nama baru untuk pesta demokrasi perebuatan hati pemilih itu. Menurutnya, pengusungan nama baru akan berimbas positif kepada partai pengusung.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem, Effendi Choirie mengatakan, mereka yang bergerak di dunia hiburan sudah memiliki modal popularitas yang baik.

Namun, belum tentu dapat memiliki elektabilitas yang baik. (Tribun Network/ryo/coz)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved