Tes Kesehatan Jiwa Bacaleg Berlangsung Lancar, Tapi Ada Keluhan Ini

Penyebab terjadinya penumpukan ini karena peserta yang sudah dijadwalkan datang untuk tes wawancara

Tes Kesehatan Jiwa Bacaleg Berlangsung Lancar, Tapi Ada Keluhan Ini
Bangkapos/Edwardi
Suasana di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Babel 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKa -- Kepala Seksi Pelayanan Medik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Martha Cahyadinata mengatakan selama masa tes kesehatan jiwa bagi para bakal calon legislatif (bacaleg) berjalan dengan lancar dan aman.

"Alhamdulillah meskipun pada saat masa ramainya bacaleg yang melakukan tes kesehatan jiwa situasi tetap berjalan lancar dan aman, hanya ada beberapa orang saja yang memprotes soal antrian saat tes wawancara dengan psikiater, ada yang minta didahulukan tapi soal ini bisalah diatasi," kata Martha kepada Bangkapos.com, Rabu (18/07/2018).

Diakuinya memang ada kendala antrian peserta yang menumpuk saat dilakukan tes wawancara dengan psikiater atau dokter spesialis jiwa.

"Penyebab terjadinya penumpukan ini karena peserta yang sudah dijadwalkan datang untuk tes wawancara pada hari Senin tapi dia baru datang pada hari Selasa atau Rabu sehingga mengganggu jadwal peserta lain yang sudah dijadwalkan untuk tes wawancara hari itu, sehingga terjadi penumpukan peserta hari itu," jelasnya.

Ditambahkannya, seandainya peserta yang ikut tes wawancara itu datang sesuai jadwalnya, maka tidak akan terjadi penumpukan.

"Ada peserta yang sudah dijadwalkan besok untuk wawancara tapi sayangnya seminggu atau 10 hari kemudian baru datang lagi, jadi dari pihak peserta itu sendiri yang menundanya, sehingga peserta lain yang baru ikut tes tertulis hari ini belum tentu bisa ikut tes wawancara hari ini juga, karena psikiater baru bisa melayani peserta sebelumnya," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk melayani peserta tes wawancara, pihak Rumah Sakit Jiwa hanya menyediakan tiga orang psikiater yang bertugas mewawancarai peserta.

"Bila kebetulan ada psikiater yang berbenturan dengan tugas lainnya, maka hanya ada dua psikiater saja yang melayaninya. Saat situasi  sedang padat kemarin para psikiater dan petugas bekerja hingga sore hari hingga malam," jelasnya.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved