Didampingi CPM dan Polisi, Kemenhut RI Datangi Lokasi Tambang Ilegal di Desa Cit

Kedatangan Tim Kemenhut RI untuk memasang papan (plang) peringatan yang menyatakan kawasan

Didampingi CPM dan Polisi, Kemenhut RI Datangi Lokasi Tambang Ilegal di Desa Cit
Bangkapos/Fery Laskari
Suasana kedatangan Kemenhut RI dan tim gabungan di lokasi tambang pasca razia, di Dusun Siduarjo Desa Cit Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (19/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari


BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Tim Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kemenhut) RI kembali mendatangi lokasi penambangan ilegal di kawasan Hutan Produksi (HP) Dusun Siduarjo Desa Cit Kecamatan Riausilip Bangka, Kamis (19/7/2018).

Kemenhut datang didampingi CPM, Mabes Polri, Polda dan Polres Bangka.

Kedatangan Tim Kemenhut RI untuk memasang papan (plang) peringatan yang menyatakan kawasan itu tidak boleh ditambang.

Pemasangan papan pemberitahuan tersebut terkait razia Kemenhut pada tambang yang diduga milik Pengusaha Sungailiat, AF alias AKB. 

Namun seiring waktu, seorang Warga Airtenggiling berinisial HS, mengaku tambang tersebut miliknya.

HS yang diduga pasang badan pun ditahan oleh Kemenhut atas tuduhan perambahan hutan.

Namun penyelidikan tetap dilakukan oleh beberapa pelaku lainnya, termasuk AF alias AKB, yang diduga pemilik tambang ilegal yang sebenarnya.

Dodi Kurniawan Kepala Seksi Wilayah III Balai Gakum Kemenhut RI Wilayah Sumatera kepada Bangka Pos Group di lokasi tersebut, Kamis (19/7/2018) mengakui, sudah menahan seorang berinisial HS, yang mengaku sebagai pemilik tambang.

Mengenai khabar yang menyebutkan bahwa HS bukan pemilik tambang, melainkan AF alias AKB pemiliknya? Dodi menjawab diplomasi.

"Nanti kita pelajari, karena nanti akan berkembang ke siapa saja. Siapa saja yang terkait akan kita proses," kata Dodi.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved