Klub-klub Liga Italia Tengah Dilanda Wabah Kebangkrutan

Klub-klub dari Liga Italia kini sedang berjuang untuk menghindari wabah kebangkrutan yang tengah melanda.

Klub-klub Liga Italia Tengah Dilanda Wabah Kebangkrutan
LAUDIO GIOVANNINI/ AFP
Milan Badelj saat beraksi dalam partai Liga Italia antara Fiorentina dan Benevento di Stadion Artemio Franchi, Florence, 11 Maret 2018. 

BANGKAPOS.COM - Klub-klub dari Liga Italia kini sedang berjuang untuk menghindari wabah kebangkrutan yang tengah melanda.

Dikutip BolaSport.com dari Football Italia, sejak kebangkrutan Fiorentina pada 2002, sebanyak 153 klub Liga Italia harus dibentuk kembali, merger dengan klub lain, atau justru hilang.

Pekan ini dua klub kasta kedua Liga Italia, Bari dan Cesena dinyatakan bangkrut.

Hal ini membuat tim yang pernah berlaga di Serie A itu harus memulai perjuangan musim depan dari Serie D atau kasta keempat Liga Italia.

Baca: Cristiano Ronaldo Tempati Rumah Bekas Zidane di Turin, Tarif Sewanya Rp 600 Juta Per Hari

Peraturan di Liga Italia mewajibkan klub yang bangkrut kepemilikannya harus diserahkan kepada walikota dari tempat klub tersebut bernaung.

Setelah itu kebijakan berada di tangan mereka untuk menunjuk siapa yang berhak mengurus klub tersebut.

Pada 2002, Fiorentina yang dinyatakan bangkrut harus memulai kembali perjuangan mereka dari divisi empat dengan nama Florentia Viola.

Semenjak itu rata-rata delapan klub dinyatakan bangkrut per tahun.

Baca: Hubungan Asmara Berakhir, Beginilah Sosok Ariel Noah di Mata Sophia Latjuba

Akragas, Modena, Mestre, Reggiana, Andria dan Vicenza menjadi klub teranyar yang tertimpa wabah kebangkrutan beberapa bulan terakhir.

Penyakit yang diderita klub Italia ini masih jauh dari kata selesai, setelah Cuneo, Matera, Pro Piacenza, dan Avellino kini tengah berjuang untuk lepas dari jerat kebangkrutan.

(Bolasport.com/football-italia.net)

Follow Instagram Bangka Pos

Editor: fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help