Lakukan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Jamal Divonis Empat Bulan Penjara

Mendengar putusan hakim Jamaludin alias Jamal hanya tertunduk lusu di kursi pesakitan Pegadilan Negeri Kota Pangkalpinang

Lakukan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Jamal Divonis Empat Bulan Penjara
Bangka Pos / Yudha Palistian
Suasana persidangan pembacaan putusan di Ruang Garuda PN Pangkalpinang, Kamis (19/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mendengar putusan hakim Jamaludin alias Jamal hanya tertunduk lusu di kursi pesakitan Pegadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Kamis (19/7/2018)

Jamal divonis selama 4 bulan penjara dan denda Rp 3 juta rupiah di Ruang Garuda Pengadilan Negeri Pangkalpinang,  Kamis (19/7/2018).

Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang menuntut sebanyak enam bulan penjara.

Jamal yang merupakan warga Toboali Kabupaten Bangka Selatan ini sudah ditahan di Lapas Kelas II A Tua Tunu Pangkalpinang sejak tanggal 13 april 2018 atas kasus penyalahgunaan BBM Bersubsidi sebanyak 16 liter dengan 8 jeriken kosong yang mengantri di depan mesin dispenser penjualan BBM Solar SPBU Parit 9 Toboali pada 13 april 2018 sekitar pukul 04.00 wib.

Sidang pembacaan vonis ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim (I nyoman Wiguna) dan anggota Hakim (Corry Oktarina dan Siti H. Siregar).

Jaksa Penuntut Umum (JPU),  Hidajaty menyatakan terdakwa Jamaludin alias Jamal  telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Penyalahgunaan Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang  disubsidi Pemerintah.

"Dan diatur dan diancam pidana dalam Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi," jelas hidajaty dihadapan persidangan.

Sebelumnya pada selasa (10/6/2018), sidang tuntutan yang dijatuhkan oleh JPU  yaitu hukuman pidana penjara selama enam  bulan dan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan pidana denda sebesar Rp.3.000.000 subsider 2 (dua) bulan kurungan.

Selain itu, barang bukti yang disebutkan yakni satu Unit mobil Daihatsu Hiline warna biru no. Pol BN 1061 VQ yang sudah dikembalikan kepada terdakwa, delapan buah jerigen ukuran 16 Liter dalam keadaan terisi BBM jenis solar, satu buah jerigen ukuran 10 Liter dalam keadaan  terisi BBM jenis solar, satu buah jerigen ukuran 5 Liter dalam keadaan terisi BBM jenis solar.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help