Siswi SMA di Mojokerto Terancam Lumpuh Setelah Dihukum Melakukan Squat Jump 90 Kali

Siswi SMA di Kabupaten Mojokerto mengalami cedera parah pada syaraf tulang belakang setelah diberi hukuman melakukan squat jump.

Siswi SMA di Mojokerto Terancam Lumpuh Setelah Dihukum Melakukan Squat Jump 90 Kali
Istimewa
Siswi SMAN 1 Gondang, Mojokerto, terbaring di tempat tidur setelah dihukum melakukan squat jump. 

BANGKAPOS.COM - Squat jump adalah salah satu gerakan olahraga yang dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dan kaki dibuka lebar.

Kemudian, tangan diletakkan di belakang kepala, lalu sedikit melompat dengan mendarat pada posisi setengah jongkok, hingga lutut tertekuk dan tidak melebihi jari-jari kaki.

Squat jump biasanya dilakukan sebagai bagian dari pemanasan atau untuk mengencangkan otot bagian bawah tubuh.

Meski terlihat menyehatkan, namun siapa sangka gerakan bagian dari olahraga ini mengancam masa depan seorang siswi di Jawa Timur.

Hal ini seperti dilansir Grid.ID dari Surya.co.id. seorang siswi kelas XI SMA di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami cedera parah pada syaraf tulang belakang.

Baca: Pamer Rambut Baru Gaya Korea, Nagita Slavina Kayak ABG SMA Baru Pacaran

Cedera itu didapati setelah gadis belia itu diberi hukuman melakukan squat jump.

Siswi bernama Mas Hanum Dwi Aprilia itu bahkan sampai tidak bisa berjalan dan berpotensi mengalami kelumpuhan.

Untuk menggerakkan kedua kaki dan memiringkan badan, kini dia harus dibantu orang lain.

Korban yang juga merupakan santri Pondok Pesantren Al-Ghoits, Kabupaten Mojokerto tersebut menerima hukuman sebanyak lebih dari 120 kali squatt jump saat mengikuti kegiatan di sekolahnya.

Saat ini korban terbaring lemah di kamar perawatan pengobatan tradisional Sangkal Putung Umi-Abi di Dusun Jarum, Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Kamis (19/7/2018).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help