Sumantri Juara Musabaqoh Kitab Kuning Kemenag Pangkalpinang

Tujuh orang penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kota Pangkalpinang mengikuti perlombaan musabaqoh bahtsul kitab

Sumantri Juara Musabaqoh Kitab Kuning Kemenag Pangkalpinang
Bangka Pos / Edwardi
Para penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kota Pangkalpinang mengikuti perlombaan musabaqoh bahtsul kitab yang diselenggarakan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpina, Kamis (19/07/2018) di aula kantor Kemenag Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tujuh orang penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kota Pangkalpinang mengikuti perlombaan musabaqoh bahtsul kitab yang diselenggarakan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpina, Kamis (19/07/2018) di aula kantor Kemenag Pangkalpinang.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Seksi Bimas Islam, HM Yusuf Efendi didampingi stafnya, M Rasyidin, selaku tim penilai.

Para peserta yang mengikuti perlombaan tersebutt antara lain; H Maryadi (Kepala KUA Kecamatan Rangkui), H Firmantasi (Kepala KUA Kecamatan Bukit Intan), Maraspin, (Kepala KUA Kecamatan Pangkalbalam), .Arsidi (Kepala KUA Kecamatan Girimaya), Sumantri (Kepala KUA Kecamatan Tamansari), Abdul Malik.I (Kepala KUA Kecamatan Gerunggang) dan Markus.I (Penghulu pada KUA Kecamatan Rangkui).

Yusuf Efendi, ketua panitia kegiatan menjelaskan Musabaqoh bahtsul kitab ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Seksi Bimas Islam sebagai upaya untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan para penghulu dan Kepala KUA dalam mengkaji khazanah keilmuan islam yang ditulis oleh ulama terdahulu, khususnya yang berhubungan dengan tugas dan fungsinya dalam bidang pelayanan nikah.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sumber-sumber hukum pernikahan banyak terdapat dalam kitab-kitab kuning, khususnya dalam kitabun nikah bab nikah, sehingga para penghulu dan Kepala KUA dituntut harus memahami dan menguasai kitab-kitab tersebut demi kelancaran dan peningkatan kualitas pelayanan nikah” kata Yusuf kepada Bangkapos.com, Jumat (20/07/2018).

Diharapkannya, dengan adanya perlombaan seperti ini dapat mendorong dan memotivasi para penghulu dan Kepala KUA untuk terus meningkatkan pengetahuan dan wawasannya melalui mengaji dan mengkaji kitab-kitab tersebut.

Sementara H Maryadi, seorang peserta mengaku senang sekali dapat ikut dalam perlombaan ini, sehingga dapat mengukur kemampuan dalam penguasaan kitab kuning.

"Walaupun materi yang diperlombakan sedikit banyak telah dikuasai dan berkaitan erat dengan tugas pokok sehari-hari, namun tetap.masih perlu melakukan kajian dan pendalaman lagi guna meningkatkan kemampuan," ujarnya.

Dari hasil perlombaan terpilih menjadi juara adalah Sumantri, Kepala KUA Kecamatan Tamansari Pangkalpinang,.

Selanjutnya akan mewakil Kemenag Kota Pangkalpinang berlaga di tingkat Provinsi Babel.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help