Yana Petani Lada Sungaiselan Tak Tahu tentang Resi Gudang

Yana (49) petani lada Sungaiselan yang mengeluh harga lada yang tidak kunjung stabil

Yana Petani Lada Sungaiselan Tak Tahu tentang Resi Gudang
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Yana menjemur lada miliknya tepat di depan rumahnya 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Yana (49) petani lada Sungaiselan yang mengeluh harga lada yang tidak kunjung stabil, Jumat (20/7/2018).

Bersama dengan tim Bangka Pos Group, Yana menyampaikan lebih memilih menyimpan lada miliknya dirumahnya kediamannya.

"Kalo dijual sekarang harganya belum stabil, mending saya simpan sampai harganya udah bagus baru saya jual ungkapnya.

Selain itu ketika ditanya oleh tim Bangka Pos Group ia mengaku tidak tahu adanya resi gudang.

"Selama ini kita nyimpan lada ya dirumah dan memang lebih nyaman simpan dirumah, saya sendiri juga baru dengar kalo ada resi gudang"jelasnya.

Baca: Dompet Dibuka Diam-diam oleh Ibunya, Pemuda Ini Menahan Tangis Saat Tahu Apa yang Terjadi

Ia juga menambahkan selama ini masih menggunakan cara tradisional dalam merawat hasil lada miliknya.

"Saya kalo jemur lada ga pernah pake mesin paling saya jemur saja sampai 4-5 hari biar memang kering" jelasnya.

Menurutnya kualitas lada yang baik sesuai dengan perawatannya yang maksimal sehingga ia lebih memilih menjemur lada dengan sinar matahari.

"Lada kalo kualitasnya bagus harganya juga bisa naik, makanya saya berusaha merawat kebun lada milik saya seperti anak sendiri"ungkapnya.(*)

Penulis: Budi Sihol
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved