Kembangkan Keprofesian Guru, Kanwil Kemenag Babel Kumpulkan Guru PAI se Babel

Ratusan guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD, SMP, SMA se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti pengembangan

Kembangkan Keprofesian Guru, Kanwil Kemenag Babel Kumpulkan Guru PAI se Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD, SMP, SMA se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan guru pendidikan agama Islam di Hotel Wisma Aksi, Sabtu (21/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ratusan guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD, SMP, SMA se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan guru pendidikan agama Islam di Hotel Wisma Aksi, Sabtu (21/7/2018).

Selain itu juga kegiatan Pembekalan Perkemahan Rohis SMA/SMK di lingkungan Kemenag Babel tahun 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Belitung untuk meningkatkan kemampuan para guru PAI se Babel, dan juga mempersiapkan perkemahan rohis yang akan dilaksanakan pada November mendatang

Kakanwil Kemenag Babel, Muhammad Ridwan mengatakan kegiatan ini penting dilakukan di derasnya tantangan tenaga pendidik di tengah kemajuan teknologi yang tak bisa dibendung.

"Kawan-kawan guru tantangan kita semakin besar di kemajuan teknologi, satu sisi mempermudah memberikan kecepatan, tetapi di sisi lain membawa persoalan yang berkembang seperti narkoba, seks bebas, dan ini tentu memprihatinkan kita," katanya dalam sambutan.

Ridwan mengatakan tantangan guru agama semakin besar, untuk meningkatkan ketahanan moralitas dan keagamaan para generasi bangsa.

"Ini menjadi PR kita bagi guru agama, agar secara terus menerus pembinaan kurikulum kepada anak kita. Kemajuan tidak bisa kita hindari, tapi yang perlu kita lakukan meningkatkan ketahanan dan keimanan sehingga mereka bsia membentengi diri dari hal negatif," katanya.

Ridwan mengatakan, berdasarlam hasil survei di Indonesia bahwa 70 persen pelajar di jenjang menengah telah melakukan seks bebas.

"Survei pelajar yang terlibat seks bebas meningkat, sampai 70 persen anak SMA mengarah dan melakukan sekes bebas. Survei ini menjadi perhatian kita dan harus jadi perhatian kita. Akses aplikasi dan pergaulan, sarana dan prasarana yang mudah ini memberikan dampak. Ini harus jadi perhatian kita untuk menentukan strategi apa yang akan dilakukan," ujarnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved