Pasca Dihentikan, Penambangan Pasir Kuarsa Kubu Beroperasi Malam Hari

Bahkan aktifitas penambangan pasir kuarsa tersebut terkesan kucing-kucingan, sebab beroperasi pada malam hari

Pasca Dihentikan, Penambangan Pasir Kuarsa Kubu Beroperasi Malam Hari
Bangkapos/Antoni
Aktifitas penambangan pasir kuarsa di kawasan Tanjung Kubu, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kembali marak 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Belum lama ini Aktifitas penambangan pasir kuarsa di kawasan Tanjung Kubu, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kembali marak.

Bahkan aktifitas penambangan pasir kuarsa tersebut terkesan kucing-kucingan, sebab beroperasi pada malam hari.

Pantauan sejumlah awak media belum lama ini, dilokasi penambangan terdapat alat berat (eksavator), gundukan stoke pile pasir dan tongkang HA 250 No 777 yang diduga menjadi wadah pengangkut material pasir dari dermaga Kubu.

Padahal sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Bangka Selatan, melayangkan surat penghentian aktifitas penambangan Pasir Kuarsa di kawasan Tanjung Kubu tersebut.

Surat tersebut ditujukan kepada PT Sabang Gudang Pasir yang disebut-sebut bermitra dan beroperasi di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Global Balakosa Utama (GBU).

Adapun  alasan pemkab Bangka Selatan menghentikan aktifitas penambangan tersebut karena

1. PT Sabang Gudang Pasir telah melakukan kegiatan produksi dan mobilisasi berupa dump truk untuk pengangkutan pasir kuarsa dari lokasi produksi ke Stoke Pile di pinggir Pantai Kubu dan belum memihki dokumen lingkungaan (AMDAL atau UKL-UPL) dan izin lingkungan.

2. PT Sabang Gudang Pasir telah melakukan kegiatan pengangkutan pasir meleti kawasan hutan lindung yang penggunaan lokasi tersebut wajib memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI). Sedangkan PT Sabang Gudang Pasir tidak bisa menunjukkan izin tersebut.

3. Berkaitan dengan poin 1 dan 2, maka diperintahkan kepada PT Dua Karya Sukses untuk mmenghentikan seluruh kegiatan dan memindahkan semua alat berat sampai diterbitkannya dokumen lingkungan dan ijin lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved