Pemkab Bangka Targetkan 2036, Sampah Tidak Lagi dibuang di TPA

Sampah bisa diolah menjadi kompos, bisa didaur ulang dengan proses 3 R ini. Saya yakin bila ada komitmen

Pemkab Bangka Targetkan 2036, Sampah Tidak Lagi dibuang di TPA
Bangka Pos / Nurhayati
Penjabat Sekda Bangka Akhmad Mukhsin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika memaparkan tentang kebersihan lingkungan saat penilaian Adipura di Kementerian Lingkungan Hidup, yang mengantarkan Kabupaten Bangka dapat kembali mempertahankan piala Adipura.

Pada kesempatan itu ada komitmen Pemkab Bangka bahwa tahun 2036 tidak ada lagi sampah yang sampai ke Tempat Pembuangan  Akhir (TPA).  

Untuk itu komitmen tersebut perlu didukung dengan memanfaatkan sampah di tingkat kelurahan dan desa sehingga memiliki nilai ekonomi diantaranya melalui Tempat Pengolahan Sampah (TPS).

Hal ini disampaikan Plt Sekda Bangka Akhmad Mukhsin saat membuka kegiatan sosialisasi program TPS3R berbasis masyarakat, Sabtu (21/7/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat.

"Sampah bisa diolah menjadi kompos, bisa didaur ulang dengan proses 3 R ini. Saya yakin bila ada komitmen kita bersama tidak menunggu tahun 2036 sudah dapat terwujud  di Kabupaten Bangka sampah tidak lagi sampai di TPA," jelas Mukhsin melalui rilis yang disampaikan Humas dan Protokol Setda Bangka, Minggu (22/7/2018) kepada bangkapos.com.

Menurutnya, bila pengolahan sampah dapat dilakukan melalui TPS 3 R berarti tidak perlu lagi memikirkan penyediaan lahan sebagai tempat pembuangan akhir sampah.

TPS 3R direncanakan akan dibangun di kelurahan dan desa, untuk itu diminta kepada kepala desa dan lurah menyiapkan lahan bakal tempat pembangunan serta menyiapkan kelompok masyarakat yang dapat menjalankan pengolahan sampah tersebut.

Diharapkannya para kelapa desa dan lurah untuk sungguh - sungguh mengikuti sosialasi TPS 3R sehingga dapat menerapkan ilmu yang didapat kepada masyarakat di wilayah masing - masing.

Sosialisasi TPS3R diikuti kepala desa, lurah beserta Ketua Tim Penggerak PKK desa dan kelurahan  yang diselenggarakan Bappeda Kabupaten Bangka bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka bekerjasama dengan Kementerian PUPR dalam hal ini Satker Bangka Belitung. (*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help