Wisata Astronomi Salah Satu Alternatif, Pilihan Pariwisata di Pulau Belitung

Sehingga masyarakat sekarang, harus berpikir pariwisata itu bukan hanya pantai saja, tapi ada yang lain

Wisata Astronomi Salah Satu Alternatif, Pilihan Pariwisata di Pulau Belitung
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pelajar dan masyarakat di Kabupaten Belitung, dan Belitung Timur, Sabtu (21/7) ketika melihat planet mars melintas dekat dengan bumi di pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, Belitung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ketua Badan Pengelola Geopark Pulau Belitung Dyah Erowati mengatakan, terdapat ratusan pelajar di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, Sabtu (21/7/2018) sudah mendapatkan kuliah umum dari  Presiden Internastional Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) Dr Chatief Kunjaya.

Kuliah umum tersebut, tentang melihat planet mars saat melihat terdekat di bumi.

Selain pelajar, terdapat ratusan masyarakat umum yang berbondong - bondong datang ke pantai Tanjung Pendam, buat melihat planet mars itu menggunakan teropong bintang.

"Ini apabila di dalami, dan dipelajari dengan betul-betul (ilmu astronomi), menjadi salah satu wujud buat mengembangkan wisata astronomi di Pulau Belitung. Ini peluang pariwisata, dan pengembangan pariwisata edukasi," kata Dyah kepada posbelitung.co, Minggu (22/7/2018).

Kata dia, berbicara Geopark menuju  Unesco Global Geopark (UGG), fenomena alam sangat penting buat mendukung perkembangan pariwisata. Sebab selain ilmu perbumian, astronomi bisa dijual sebagai paket pariwisata.

"Sehingga masyarakat sekarang, harus berpikir pariwisata itu bukan hanya pantai saja, tapi ada yang lain dibalik itu.
Nah Geopark, disini mendorong itu melalui pelajar. Jadi dari muda mereka sudah mengenal ilmu astronomi, sehingga nanti mereka mau menjadi pelaku-pelaku wisata dibidang astronomi," ucapnya.

Edukasi tersebut, sebagai salah satu upaya menularkan kepada pelajar - pelajar ini tentang menjaga lingkungan. Sehingga polusi udara dan polusi cahaya, bisa dikurangi sebisa mungkin.

"Tentunya astronomi ini, harus tetap baik dengan menjaga agar tidak terjadi polisi udara. Ini bisa menjadi paket wisata dan bisa dijual kepada wisatawan. Nah kemarin juga profesor Kunjaya sudah mempromosikan Geopark Belitung, dan astronomi di forum astronomi dunia di Italia," bebernya.

Tentunya, kata dia, ini merupakan ilmu yang sangat langka dan harus di dapat oleh kalangan pelajar maupun masyarakat di Pulau Belitung. Selain bisa menjadi ilmu pengetahuan, cara ini juga sebagai bentuk menumbuhkan minat pelajar terhadap ilmu astronomi.

"Peluang ini harus dilihat, sehingga bisa menjadi ilmu pengetahuan yang bisa di aplikasikan menjadi minat pariwisata ke Belitung," bebernya.

Diharapkan, melalui kegiatan Mars Party tersebut masyarakat dan pelajar bisa mengetahui tentang ilmu astronomi yang sudah dibimbing oleh Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) 1986 itu.

"Fenomena langka ini, harus menjadi salah satu kegiatan yang memiliki nilai pendidikan dan rangkaian dari Geoprak Belitung dan ini sebagai salah satu sosialisasi Geopark dalam pengenalan astronomi. Nah kami harap apa yang didapat oleh pelajar dan masyarakat bisa di aplikasikan dikemudian hari," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved