Deretan Fakta Siswi SMA Terancam Lumpuh Karena Hukuman Squat Jump, Ini Respon Dindik Jatim

Hukuman untuk siswa yang terlambat sekolah atau melanggar aturan memang kerap dijadikan masalah

Deretan Fakta Siswi SMA Terancam Lumpuh Karena Hukuman Squat Jump, Ini Respon Dindik Jatim
Kolase Surya.co.id
MDA, Siswi yang terancam lumpuh akibat hukuman dari sekolah 

Dia diberi hukuman skot jump lantaran tidak sengaja datang terlambat saat pelatihan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) di sekolahnya.

Diketahui, hukuman skot jump ini disepakati di dalam group WhatsApp UKKI SMAN 1 Gondang.

Hukuman skot jump tersebut sesuai kesepakatan anggota UKKI angkatan 24 yang telah disetujui oleh kakak tingkat atau senior kelas XII untuk menerapkan hukuman fisik tersebut.

Hukuman fisik skot jump yang telah melenceng dari perjanjian awal menimpa Hanum yang menjalani skot jump puluhan kali.

Akibatnya fatal, Hanum menderita cedera syaraf tulang belakang diduga karena aktivitas berlebihan saat melakukan hukuman skot jump hingga saat ini terancam mengalami lumpuh bahkan belum bisa berjalan.

Hingga Hanum dibawa ke rumah sakit, pihak sekolah masih belum mengevaluasi secara menyeluruh soal kondisi terbaru muridnya itu. (Surya/Mohammad Romadoni)

Baca: Pejabat Bank Dunia Tewas Tenggelam di Pantai Double Six Seminyak, Suami Tolak Autopsi

3. Aksi Dinas Pendidikan Jawa Timur

Dindik Jatim mewanti-wanti kepada pihak sekolah agar tidak lagi meremehkan pengawasan kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) di sekolahnya.

Mariyono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto telah meminta pihak sekolah memberikan pendampingan intens pada Ekskul siswa.

Ini agar bisa mengontrol apabila ada aturan yang melenceng dari kegiatan tersebut.

"Kami menekankan SOP dan pengawasan yang melekat saat kegiatan siswa Ekskul pada seluruh sekolah di Mojokerto," ucapnya Minggu (22/7/2018).

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help