Ini Daftar Tunggu Haji Pangkalpinang Pada 2018, Daftar Sekarang 18 Tahun Lagi Baru Berangkat

Saat ini daftar tunggu haji di kota Pangkalpinang adalah sebanyak 4000 jemaah haji

Ini Daftar Tunggu Haji Pangkalpinang Pada 2018, Daftar Sekarang 18 Tahun Lagi Baru Berangkat
Bangka Pos/ Dedi Qurniawan
Sebagian calon jemaah haji asal Pangkalpinangā€ˇ berfoto bersama saat acara pelepasan yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang di rumah dinas Wali Kota, kawasan Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Senin (23/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA‎- Kepala Kantor Kementerian Agama Pangkalpinang Paidi menuturkan, saat ini daftar tunggu haji di kota Pangkalpinang adalah sebanyak 4000 jamaah haji.

Jika mendaftar sekarang, calon jamaah baru bisa berangkat sekitar 18 tahun lagi, yakni 2036.

"Ini kuota provinsi, bukan kabupaten kota. Jadi kalau untuk lingup Babel sama saja, daftar tunggu 17.934 jemaah, berarti 18 tahun lagi. Pangkalpinang sendiri saat ini daftar tunggunya 4000. Ini sama saja menghitungnya," kata Paidi seusai acara pelepasan calon jamaah haji 2018 asal Pangkalpinang di rumah dinas Wali Kota, kawasan Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Senin (23/7/2018) siang.

Menurut Paidi, ada wacana Arab Saudi akan menambah kuota haji Indonesia sebanyak 100 ribu‎. Namun, belum ada kepastian mengenai ini.

"Namanya juga wacana. Mudah-mudahan saja. Kalau 100 ribu itu, paling tidak daftar tunggunya mungkin bisa menjadi lima atau enam tahun‎ lebih cepat. Kalau sekarang 2036, berarti bisa sekitar 2030," katanya.

Pada tahun ini, calon jemaah asal Pangkal‎pinang berjumlah 214 orang. Jumlah ini telah berkurang satu orang dari jumlah seharusnya yakni 215 orang karena ada satu calon jemaah, atas nama Mat Ali bin Taman, asal Kelurahan Pintu Air yang meninggal dunia pada Minggu (22/7/2018).

Paidi mengatakan, pihaknya sudah menggelar 8 kali manasik haji di Kecamatan, dua kali di tingkat kota, dan empat kali berkerja sama dengan Bank Sumsel Babel Syariah. Pihaknya memandang pembekalan termasuk kesiapan kesehatan para jemaah telah cukup.

"Berarti sudah ada 14 kali manasik, termasuk juga belajar mandiri, untuk penambahan wawasan para calon jemaah," katanya.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved