Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Sungai Kerabut

Ruri Arinta Putra (38) warga Gabek Satu Pangkalpinang ditemukan tewas dalam keadaan terapung di Sungai Pandak kerabut

Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Sungai Kerabut
ist
Mayat laki-laki ditemukan di sungai pandak kerabut, kelurahan jerambah gantung, kecamatan gabek, Senin (24/7/2018). Diketahui bernama Ruri arinta putra (38), beralamat di jalan M. Saleh Zainudin, Gabek satu, tewas dalam keadaan terapung di sungai setempat. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ruri Arinta Putra (38) warga Gabek Satu Pangkalpinang ditemukan tewas dalam keadaan terapung di Sungai Pandak Kerabut, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Senin (23/7/2018).

Korban diduga mengalami depresi sekitar setahun belakangan, akibat perceraian dengan istrinya. Ia pun sedang menjalani proses pengobatan atas gangguan kejiwaannya itu.

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana mengatakan mayat laki-laki itu ditemukan oleh beberapa warga kelurahan Tuatunu yang sedang menjala ikan di sungai pandak sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian langsung menghubungi salah seorang warga Tuatunu dan meminta bantuan Polsek Gerunggang. Gabungan personel kepolisian kemudian mengevakuasi korban menggunakan perahu motor milik warga sekitar pukul 11.00 WIB.

"Korban diduga jatuh ke sungai dan tidak bisa berenang. Bau nya sudah tercium, kemungkinan mayat itu sudah dua hari yang lalu." ujar AKBP Iman Risdiono, Senin (23/7/2018).

Ruri diketahui keluar rumah pada hari sabtu (21/7/2018) lalu sekitar pukul 19.00 WIB, untuk membeli rokok di warung. Ia mengenakan baju kaos berwarna cokelat, celana panjang dan menggunakan sepatu. Korban juga memakai topi berwarna hitam pada saat itu.

Iman menambahkan, korban dibawa ke RSBT Pangkalpinang untuk dilakukan identifikasi dan visum. Pihak kepolisian masih melakukan upaya pemeriksaan terhadap keluarga korban untuk mengetahui permasalahan yang dialami semasa hidupnya.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help