Tidak Ada Institusi Yang Berwenang Menetapkan Status Seseorang Sebagai Terdakwa Kecuali Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung menggelar Press Conference terkait seputar perkara kasus korupsi.

Tidak Ada Institusi Yang Berwenang Menetapkan Status Seseorang Sebagai Terdakwa Kecuali Kejaksaan
Bangka Pos/Ryan Agusta
Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung, Aditya Warman SH 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung menggelar Press Conference terkait seputar perkara kasus korupsi.

Banyak keterangan dari pihak kejati mengenai perkara kurupsi, khususnya mengenai status terdakwa.

Kepala Kejaksaan Tinggi provinsi Bangka Belitung, Aditya Warman SH pada kesempatan itu menjelaskan seseorang menyandang status terdakwa di pengadilan lantaran terjerat suatu perkara atau kasus pidana tertentu maupun pidana korupsi, hal itu melalui suatu tahapan proses ketentuan hukum yang berlaku.

Ketika disinggung mengenai hak jaksa dalam menetapkan status seseorang menjadi terdakwa, Aditya menjelaskan dalam hal penetapan status terdakwa adalah kewenangan pihak kejaksaan dan bukan pihak kepolisian maupun pihak hakim pengadilan.

"Kewenangan kejaksaan mendakwai atau menetapkan seseorang hingga sebagai terdakwa dan bukan kewenangan pihak kepolisian atau pun pihak hakim di pengadilan, dan ini bukan hanya kewenangan jaksa di Indonesia saja tapi jaksa di seluruh dunia," kata Kepala Kejaksaan Tinggi provinsi Bangka Belitung (Kajati Babel), Aditya Warman SH di sela-sela menggelar konferensi pers, Senin (22/7/2018) di ruang aula gedung Kejati Babel.

Aditya menegaskan lantaran hal itu didasari adanya asas dominus Litis dimana jaksa memiliki kewenangan penuh dalam hal penetapan status seseorang yang terjerat perkara hukum maupun ketika perkara tersebut hingga masuk dalam sidang di pengadilan.

"Jadi tidak ada institusi manapun yang berwenang menetapkan status seseorang sebagai terdakwa. Namun kewenangan hanya ada pada institusi kejaksaan," tegasnya lagi.

Penulis: ryan augusta
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved