Unik, Makan di Restoran ini Pengunjung Harus Lepas Baju

Lebih dari 46 ribu orang berada di daftar tunggu untuk makan di restoran ini pada awal pembukannya.

Unik, Makan di Restoran ini Pengunjung Harus Lepas Baju
Morocco World News
Restoran telanjang 

BANGKAPOS.COM-- Lebih dari 46 ribu orang berada di daftar tunggu untuk makan di restoran ini pada awal pembukannya.

Restoran ini bernama Bunyadi, sebuah restoran telanjang pertama di London yang dibuka tahun 2016 lalu.

Restoran, yang menawarkan menu vegan atau non-vegan ini menawarkan 'pembebasan murni pengunjung.'

Itu artinya, pengunjung harus makan dalam bentuknya yang paling murni atau katakanlah saja secara telanjang.

Restoran Bunyadi

The Independent
Restoran Bunyadi

Jenis fotografi dan penggunaan telepon juga dilarang keras di restauran ini.

Bahkan di antara meja-meja, ada dinding-dinding bambu untuk memberikan privasi kepada pengunjung.

Tema telanjang juga diberlakukan di dapur.

Baca: Raffi Ahmad Singgung Soal Tato Nikita Mirzani Usai Putuskan Berhijab, Ternyata Ini yang Dilakukan

Bahkan, tak hanya pengunjung saja, stafnya pun sama telanjangnya dengan pengunjung.

Mereka hanya mengenakan cawat berhiaskan semak belukar.

Makan di Bunyadi memang memiliki aturan yang ketat.

Tempat makan naturalist
lebonbon.fr
Tempat makan naturalist

Baca: Deretan Fakta Siswi SMA Terancam Lumpuh Karena Hukuman Squat Jump, Ini Respon Dindik Jatim

Tetapi pemilik Bunyadi, Seb Lyall, yang juga berada di belakang Owl Cafe London yang menampilkan burung hantu hidup, mengatakan kepada majalah Big Hospitality bahwa pengalaman eksperimental ini berjalan lancar di awal pembukaannya.

Yakni dengan sekitar 3.000 orang mengunjungi restoran telanjang.

Tubuh telanjang tidak selalu diartikan aau dikaitkan dengan hal seksual, seperti halnya gaya hidup para naturalist.

'Kualitas komunitas itu luar biasa, jadi sekarang adalah tugas saya untuk tetap di sana dan membawanya kembali.'

Baca: Jadi Mata-mata Nagita Slavina, Ruben Onsu Laporkan Raffi Ahmad Lakukan Ini saat Break Syuting

Ketika restoran buka, pengunjung diundang untuk membuka pakaian di ruang ganti.

Mereka kemudian diberi sandal dan jubah untuk disimpan.

Para tamu kemudian diminta untuk melepaskan pakaian ketika mereka telah mencapai tempat duduk mereka di sebuah bilik pribadi.

Menu 'telanjang', yang digambarkan sebagai 'renungan' oleh beberapa kritikus, memiliki fokus pada masakan organik dan vegan, yang menampilkan hidangan seperti bunga tom yang dikeringkan dengan bunga matahari kering, cumi kembang kol dan serpihan rumput laut.

Namun karena mengundang kontroversi setelah beberapa bulan beroperasi, akhirnya restoran ini tutup pada Juli 2016 dan berpindah lokasi di Paris.(*)

Baca: Begini Sosok Ariel Noah di Mata Sophia Latjuba, Hingga Kriteria Cowok Idamannya

 

Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help