Pekerja Tambang Kocar-Kacir Saat Tim Gabungan Patroli di Sungai Perimping-Tirus

Pada Hari Selasa Tanggal 24 Juli 2018 Pukul 13.30 WIB hingga Pukul 17.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan patroli

Pekerja Tambang Kocar-Kacir Saat Tim Gabungan Patroli di Sungai Perimping-Tirus
Ist
Suasana patroli tim gabungan, dalam agenda razia tambang ilegal di Sungai Perimping -- Tirus, perbatasan Kecamatan Riausilip-Belinyu Bangka, Selasa (24/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Aktifitas penambangan timah ilegal (TI Rajuk) di Sungai Perimping dan Tirus, perbatasan Kecamatan Riausilip-Belinyu Bangka, ternyata hingga saat ini masih berlangsung.

Hanya saja, penambang beraktifitas kucing-kucingan.

Untungnya, tim gabungan kepolisian, kembali melakukan patroli.

"Pada Hari Selasa Tanggal 24 Juli 2018 Pukul 13.30 WIB hingga Pukul 17.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan patroli dan penertiban TI Rajuk yang beroperasi di aliran Sungai Perimping Kecamatan Riauslip dan Kecamatan Belinyu," kata Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Selasa (24/7/2018). 

Penertiban dilakukan oleh personil gabungan Polres Bangka, Polsek Riausilip dan Polsek  Belinyu.

Tim ketika itu menyusuri aliran sungai yang terletak mulai dari Dusun Tanjung Batu Desa Lumut  sampai Jembatan Tirus Desa Riau Kecamatan Riausilip.

"Hasil penelusuran yang dilakukan dari Dusun  Tanjung Batu sampai dengan Jembatan Tirus, tidak ditemukan satu peralatan tambang pun di sepanjang aliran Sungai Primping. Tapi Tim melakukan penelusuran pada anak sungai dengan rubberboat dan ditemukan empat unit TI mini yang ditinggal oleh pekerjanya yang berada dikolong eks bakau pinggir anak sungai itu," jelas Sophian.

Sementara itu para pekerja TI mini tersebut langsung kabur, saat melihat petugas datang menggunakan rubberboat.

"Tim gabungan kemudian memanggil para pekerja yang kabur tadi dan mengimbau agar  membongkar sendiri dan mengangkat peralatan tambang saat itu juga. Petugas juga mengingatkan untuk tidak menambang lagi di sepanjang aliran utama maupun anak sungai, " kara Sophian mengutip imbauan di lapangan.

Apabila suatu saat tim masih menemukan aktifitas serupa, maka tim akan melakukan tindakan tegas.

Pada akhirnya, Sophian memastikan, patroli atau razia yang dilakukan, hari ini berlangsung aman terkendali. "Tim kembali, situasi aman dan kondusif," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help