Ditahan Sejak 6 Juli, Kades Belo Laut Diduga Rugikan Negara 1,2 Milyar dari Dana CSR

Setelah didalami ternyata ada motif-motif digunakan dana ini secara pribadi. Salah satunya adalah penyidik menemukan mobil milik

Ditahan Sejak 6 Juli,  Kades Belo Laut Diduga Rugikan Negara 1,2 Milyar dari Dana CSR
Bangkapos/Nordin
Pers releas Kejari Babar terkait kinerja pihaknya, Rabu (25/7) di kantornya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kepala Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat Amrin Saimi resmi ditahan Kejaksaan Negeri Bangka Barat sejak 6 Juli kemarin.

Amrin di tahan karena telah merugikan negara sekitar 1,2 milyar dari pengelolaan dan penerimaan dana desa dari perusahaan sawit dan kapal isap produksi di desanya.

Hal ini diungkapkan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri setempat DR. Agung, SH. MH didampingi kepala Kejari Nova Sari Susanti dan staf lainnya dalam pers releas yang disampaikan pada awak Media, Rabu (25/7) di kantornya.

" Tersangka atas nama Amrin Saimi yang merupakan kades Belo laut resmi kami tahan sejak 6 Juli lalu dan 20 hari berikutnya dan ditambah lagi 20 hari," ungkapnya.

Agung menjelaskan, bantuan dari pihak ketiga seharusnya masuk ke rekening desa. Selanjutnya digunakan dalam APBDes sebagai bagian dari pendanaan desa.

Setelah didalami ternyata ada motif-motif digunakan dana ini secara pribadi. Salah satunya adalah penyidik menemukan mobil milik desa dengan nama pribadi.

"Itu adalah salah satu contoh bentuk penyimpagan yang digunakan secara pribadi. Ada juga penyimpangan lainnya. Karena Kades bertanggung jawab penuh terhadap keuangan desa," lanjutnya.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved