Kisah Perjalanan Inneke Koesherawati, Dari Jawara Model Hingga Diperiksa KPK

Ia terkenal sebagai bintang film panas pada era tahun 1990-an dan akhirnya memutuskan untuk memakai jilbab

Kisah Perjalanan Inneke Koesherawati, Dari Jawara Model Hingga Diperiksa KPK
FOTO : INSTAGRAM/INEKEKOES
inneke 

Walau telah berjilbab, Inne tetap laris, bahkan dirinya menyabet penghargaan sebagai Pembawa Acara Terpuji versi Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2005.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara "Penyerahan Anugerah Syiar Ramadhan 1426 H".

Inneke Koesherawati pernah menjadi presenter acara "Sahur Bersama" di SCTV, "Kesaksian" di Lativi dan memandu acara menjelang sahur di RCTI (2004).

6. Suaminya divonis atas tindakan penyuapan

Fahmi Darmawansyah. divonis 2 tahun 8 bulan oleh majelis hakim. Direktur Utama PT Merial Esa itu juga diwajibkan membayar denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK.

Sebelumnya, Fahmi dituntut 4 tahun penjara dan membayar denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Fahmi terbukti menyuap empat pejabat Bakamla terkait proyek pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

Pemberian uang terhadap empat pejabat Bakamla dilakukan untuk memenangkan perusahaan yang dimiliki Fahmi, yakni PT Melati Technofo Indonesia, dalam pengadaan monitoring satelit.

7. Diamankan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Inneke Koesherawati dalam rangkaian operasi tangkap tangan ( OTT) Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen dan ditetapkan sebagai saksi.

KPK memiliki waktu 1x24 jam pasca-penangkapan untuk menentukan statusnya.

Adapun Wahid Husen dan Fahmi ditetapkan sebagai tersangka.

Fahmi diduga sengaja menyuap Wahid Husen agar diberikan fasilitas dan kemudahan yang seharusnya tidak ia dapatkan.

Suap yang diberikan berupa uang dan dua unit mobil. KPK menyita 2 unit mobil yaitu Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam.

Ada juga uang total Rp 279.920.000 dan 1.410 dolar Amerika Serikat.

Selain itu, KPK juga menyita catatan penerimaan uang dan dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil. (Grid.id/Alfa Pratama)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help