Tiga Bulan Terakhir, Satlantas Pangkalpinang Amankan 200 Knalpot Racing

Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Pangkalpinang mengamankan 200 knalpot racing yang dipakai pengendara sepeda motor

Tiga Bulan Terakhir, Satlantas Pangkalpinang Amankan 200 Knalpot Racing
dok bangka pos
Kasat Lantas Polres Pangkalpinang, AKP Herryanto 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Pangkalpinang mengamankan 200 knalpot racing yang dipakai pengendara sepeda motor di wilayah Pangkalpinang. Ratusan knalpot ini didapatkan saat razia beberapa waktu lalu.

Kasat lantas polres Pangkalpinang, AKP Herry mengatakan selama kurun waktu tiga bulan terakhir, pihaknya mendapati ratusan knalpot racing tersebut dari razia maupun patroli yang dilakukan di beberapa titik yang dianggap memiliki potensi kawula muda berkumpul. Sebab menurutnya, kebanyakan pemilik knalpot tersebut didominasi remaja, termasuk anak usia sekolah.

"Tiga bulan terakhir, kita sudah sita 200 knalpot racing. Knalpot itu tidak sesuai dengan standar kendaraan untuk di jalan raya," kata AKP Herry, Rabu (25/7/2018).

Herry menambahkan, saat dilakukan razia maupun patroli dan menemukan pengendara sepeda motor menggunakan knalpot racing, pihaknya langsung membawa kendaraan tersebut ke kantor satlantas. Bagi pengendara yang ingin mengambil kendaran itu, harus menggantikan knalpot racing dengan knalpot standar asli milik sepeda motor tersebut.

"Kami sudah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot racing. Masih sekali kami beri teguran, tapi jika sudah berulang kami ambil tindakan untuk mencopot knalpot itu," tambahnya.

Menurutnya, komponen dari kendaraan roda dua yang mengeluarkan suara keras itu menganggu pengendara lain di jalan raya. Pihaknya pun kerap melakukan patroli pada sore hari dan yang menjadi sasaran adalah kawula muda menggunakan knalpot racing maupun berboncengan lebih dari dua orang. (*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help