Alasan Menghidupi Keluarga, Ibu Dua Anak ini Berjualan Togel

Ling Lie alias aling, Seorang Ibu yang memiliki dua orang anak ini harus berurusan dengan meja hijau Pengadilan Negeri Pangkalpinang

Alasan Menghidupi Keluarga, Ibu Dua Anak ini Berjualan Togel
Bangka Pos/Yudha Palistian
Ling Lie alias aling, Seorang Ibu yang memiliki dua orang anak ini usai mengikuti sidang perdananya dan langsung digiring menuju ruang tahanan PN Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ling Lie alias aling, Seorang Ibu yang memiliki dua orang anak ini harus berurusan dengan meja hijau Pengadilan Negeri Pangkalpinang lantaran dengan sengaja menawarkan dan menjual togel dengan jenis toto gelap, Kamis (26/7/2018).

Ia pun harus mengikuti sidang perdananya di ruang tirta PN Pangkalpinang,  dalam balutan kemeja putih serta rambut yang terkuncir rapi. Aling hanya terdiam tanpa mengeluarkan senyuman dari wajah putih bersihnya.

Sidang petama tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Iwan Gunawan dan hakim anggota hotma sipahutar dan Corry Oktarina.

Ketua Majelis Hakim, Iwan Gunawan pun turut menanyakan alasannya berjualan togel dan prosesnya berjualan. Dengan sigap dan suara pelan,  terdakwa menjawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga dikarenakan sang suami hanya buruh harian.

"Pembeli yang membeli melalui Handphone, kemudian saya catat di kertas dan membuka kesempatan berjualan nomor togel itu dari pukul 13.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu untuk jenis togel yakni permainan Singapura dan membayar dengan tunai," ujar aling dengan nada pelan.

Jaksa Penuntut Umum, Hidajaty pun turut membeberkan bahwa  cara terdakwa menyerahkan uang pemenang kepada pembeli yang memenangkan nomor togel yaitu mengajak pembeli tersebut bertemu di jalan atau di suatu tempat untuk menyerahkan uang pemenang tersebut.

"Dan tidak ada ijin dari pihak yang berwenang untuk melakukan  penjualan judi Togel tersebut, sehingga  diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 Ayat (1) Ke-2 KUHP, " tegas JPU dihadapan persidangan.

Kejadian tersebut bermula ketika,  pada hari Senin (07/5 2018) sekira pukul 08.00 Wib petugas kepolisian dari Polda Bangka Belitung mendapatkan informasi dari Informan bahwa di Gg. Aleksander I Rt/Rw 007/003 Kelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang (di rumah Terdakwa) ada yang menjual nomor togel dengan judi jenis Toto Gelap.

Lalu pukul 10.00 wib pihak kepolisian ke tempat yang dimaksud dan setelah melakukan penyelidikan terhadap orang yang diduga menjual judi jenis togel tersebut, sekitar pukul 15.15 Wib dilakukan penggerebekan dan diamankan seorang perempuan bernama ling lie alias aling.

Jaksa Penuuntut Umum,  Hidajaty,  turut menghadirkan beberapa barang bukti dipersidangan yakni satu unit HP merk blackberry model REV71UW warna hitam, satu unit HP merk Nokia type RM-647 model 1280 warna abu-abu, satu buah dompet warna biru putih yang berisikan uang sebesar Rp 244.000, satu buah dompet merk seiko warna coklat yang berisikan uang sebesar Rp 2.320.000.

Lalu satu buah dompet merk berbie warna pink yang berisikan uang sebesar Rp.107.000, satu buah buku yang bertuliskan rekapan nomor togel merk ria dan berisikan uang sebesar Rp.30.000, dua buah buku yang bertuliskan rekapan nomor togel,  dua lembar kertas kopelan yang bertuliskan nomor togel, dan satu buah pena merk faster warna merah.

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved