Bawa Barang Impor Lebih dari Rp 7.187.950 atau Sebesar USD 500 Dikenakan Pajak Pabean

Jika nilai barang impor yang dibawa kurang dari FOB USD 500 per orang atau Rp 7.187.950 maka bebas dari kewajiban Pabean

Bawa Barang Impor Lebih dari Rp 7.187.950 atau Sebesar USD 500 Dikenakan Pajak Pabean
Bangka Pos / Yudha Palistian
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Pangkalpinang, Suharyanto 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan,  Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Pangkalpinang, Suharyanto mengatakan untuk barang penumpang International khususnya Traveller dibebaskan dari kewajiban pabean serta pajak dalam rangka impor lainnya, jika nilai barang yang dibawa kurang dari FOB USD 500 per orang atau kalau di rupiahkan sekarang sebesar Rp 7.187.950.

Jika nilai barang tersebut melebihi FOB USD 500 per orang, maka dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

Ia pun menambahkan,  semua orang yang datang dari luar negeri diharapkan mengisi Customs Declaration, yaitu pemberitahuan pabean atas barang impor yang dibawa oleh penumpang atas awak sarana pengangkut.

"Sedangkan untuk Prosedur pengiriman barang impor untuk perorangan dapat dilakukan melalui pos atau perusahaan jasa titipan (PJT). Ketentuan mengenai impor barang kiriman diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman," jelasnya kepada Bangkapos di Kantor Beacukai Pangkalpinang.

"Selain itu,  ketentuan perpajakannya, barang kiriman yang nilainya kurang dari FOB USD100 per orang per kiriman, dibebaskan dari kewajiban pembayaran bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), sedangkan jika lebih FOB USD100 dipungut bea masuk dan PDRI secara keseluruhan," ungkap suharyanto.

Bagi masyarakat, khususnya para traveler antar negara, aturan kepabeanan terkait barang bawaan penumpang dan barang kiriman merupakan dua kebijakan pemerintah yang kerap dibahas sehingga dua aturan kepabeanan yang bersinggungan langsung dengan para traveler, yaitu aturan barang bawaan penumpang dan barang kiriman.

"Barang pribadi penumpang yang tiba sebelum atau sesudah kedatangan penumpang dapat disebut sebagai barang pribadi penumpang sepanjang dapat dibuktikan kepemilikannya dengan menggunakan paspor dan boarding pass yang bersangkutan serta tidak melebihi batasan waktu kedatangan yang dipersyaratkan dalam ketentuan," pungkasnya.

Adapun pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) serta pembebasan cukai diberikan terhadap barang awak sarana pengangkut yang nilai pabeannya tidak melebihi FOB USD 50 untuk setiap kedatangan, barang awak sarana pengangkut yang merupakan barang kena cukai dengan jumlah paling banyak 40 batang sigaret, 10 batang cerutu, atau 40 gram tembakau iris dan 350 mililiter minuman mengandung etil alkohol.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved