Budidaya Kepiting Bakau Andalan Desa Tuik

Masyarakat Desa Tuik memiliki mata pencaharian sangat beragam seperti bertani, berkebun dan nelayan.

Budidaya Kepiting Bakau Andalan Desa Tuik
Istimewa

BANGKAPOS.COM - Desa Tuik adalah desa yang letaknya berdekatan dengan Desa Beruas dan Desa Pusuk Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Masyarakat Desa Tuik memiliki mata pencaharian sangat beragam seperti bertani, berkebun dan nelayan. Mulai dari sawit, lada, karet, durian, manggis, duku dan padi merupakan hasil dan andalan perkebunan dan pertanian desa ini.

Sekitar 50 persen masyarakat berkebun sawit, lada 99 persen, karet 70 persen. Terdapat pula sawah kurang lebih seluas 300 Hektare (Ha) diolah menjadi beras merah yang sudah terkenal dan dicari pembeli. Sama halnya dengan Ikan Sembilang dan Kepiting Bakau menjadi sumber terbesar hasil laut para nelayan Desa Tuik.

Kepala Desa Tuik Sudrajat mengatakan, beras merah adalah satu diantara sekian banyak komoditas utama di desa dan yang cukup banyak peminatnya. Ada yang hanya sekedar dikonsumsi pribadi dan ada pula yang dijual keluar desa.

"Pemerintah Desa Tuik mulai menyusun rancangan untuk membuat tambak terapung yang isinya membudidayakan Kepiting Bakau. Diharapkan nantinya bisa menjadi nilai tambah lain dari Desa Tuik. Tentu untuk langkah awal harus dibangun dahulu akses jalannya biar proses keluar masuk area lebih mudah," kata Sudrajat.

Kepala Desa dan Aparat Desa Tuik
Kepala Desa dan Aparat Desa Tuik (Istimewa)

Untuk sektor pariwisata, Pemdes Tuik akan memanfaatkan hamparan hutan mangrove yang berada di ujung desa dan menjadi daya tarik lainnya para pengunjung ke Desa Tuik. Nantinya akan dibangun pondok, lokasi pemancingan, kawasan edukasi biota laut. Apabila program ini terlaksana tentu akan menghidupkan gairah perekonomian masyarakat Desa Tuik menjadi semakin baik.

Fasilitas yang ada di Desa Tuik sampai hari ini diakui Sudrajat udah cukup seperti tersedianya ambulans desa yang sangat berfungsi dengan baik mengakomodir keperluan warga yang membutuhkan transportasi untuk berobat maupun keadaan darurat lainnya.

Fasilitas lain yang dimiliki oleh Desa Tuik adalah lapangan bola, lapangan futsal, lapangan voli, rumah ibadah, jalan usaha tani, jalan usaha nelayan, PAUD serta parkir nelayan.

Pemdes Tuik juga memiliki kebun yang ditanami pohon sawit luasnya sekitar 15 Ha dan pada tahun 2019 nanti Insya Allah Bumdes Tuik sudah berjalan dan akan mengelola serta mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa dengan bantuan pemerintah dan kerjasama masyarakat.

Kepala Desa dan Aparat Desa Tuik
Kepala Desa dan Aparat Desa Tuik (Istimewa)

Desa Tuik juga masih memproduksi gula aren yang oleh warga setempat proses pembuatannya dilakukan secara tradisional menggunakan kayu sebagai bahan bakar.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help