Pemerintah Cina Hadiri Malam Pembukaan TCOF Season III di Pantai Nek Aji Toboali

Ribuan orang menghadiri malam pembukaan Toboali City on Fire (TCOF) Season III di Pantai Laut Nek Aji.

Pemerintah Cina Hadiri Malam Pembukaan TCOF Season III di Pantai Nek Aji Toboali
Bangka Pos
Pembukaan Toboali City on Fire (TCOF) Season III yang berlangsung di Pantai Laut Nek Aji Toboali Bangka Selatan, Kamis (26/7) malam. 

BANGKAPOS.COM - Ribuan orang menghadiri malam pembukaan Toboali City on Fire (TCOF) Season III yang berlangsung di Pantai Laut Nek Aji Toboali Bangka Selatan, Kamis (26/7) malam.

Suasana meriah pun menghiasi event wisata TCOF yang ketiga kalinya digelar dan merupakan event wisata di Bumi Junjung Be­saoh Bangka Selatan.

Mereka berkumpul guna menyemarakkan event tahunan tersebut. Acara dihadiri Gubernur Babel diwakili Kepala Dinas Kominfo Babel Dr Drs Sudarman, Bupati Bangka Selatan H Justiar Noer, Wakil Bupati Riza Herdavid, Kajari Safrianto Zuriat Putra serta Kapolres AKBP Aris Sulistyono, Wakil Ketua DPRD Babel Toni Purnama, Ketua Penggerak PKK Basel Ekawati Justiar, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan kepala OPD setempat.

Acara juga dihadiri Duta Besar Cina untuk Indonesia, Mr Xiau Qian yang diwakili Mr Li Hanging, Ketua Dewan Promosi Perdagangan International Cina untuk Indonesia, Mr Chen Min, para Kepala BUMN Cina dan beberapa Pengusaha Don Hasman, Risman Marah, Teguh Santosa ASITA Indonesia dan Teguh Santosa dan ASITA Indonesia (7 Ketua ASITA dari berbagai provinsi).

Bupati Bangka Selatan Justiar Noer menyebutkan event bertajuk Toboali City on Fire menjadi penyemangat bagi Pemkab Basel dan masyarakat Bumi Junjung Besaoh.

Bupati Bangka Selatan Justiar Noer saat pembukaan Toboali City on Fire (TCOF) Season III di Pantai Laut Nek Aji Toboali Bangka Selatan, Kamis (26/7) malam.
Bupati Bangka Selatan Justiar Noer saat pembukaan Toboali City on Fire (TCOF) Season III di Pantai Laut Nek Aji Toboali Bangka Selatan, Kamis (26/7) malam. (Bangka Pos)

Justiar menjelaskan event wisata tahunan ini mulai digelar sejak tahun 2016 lalu diapresiasi kembali oleh Kementerian Pariwisata RI.

“Kemenpar RI menetapkan event ini kedalam daftar agenda Wonderful Indonesia. Event wisata TCOF ini merupakan penggambaran dari semangat yang berapi-api, semangat yang membara, perwakilan dari kebangkitan pariwisata di daerah Kabupaten Basel,” ujar Justiar saat membuka event TCOF Season III di Pantai Laut Nek Aji Toboali, Kamis (26/7).

Menurut Justiar disinilah pentingnya pariwisata yang berkualitas. Hal itu kata Justiar, seiring dengan meningkatnya kesadaran berbagai pihak terhadap lingkungan dan isu-isu tentang pembangunan yang berwawasan lingkungan telah memberikan kontribusi terhadap pandangan pentingnya prinsip wisata yang berkelanjutan.

“Back to nature, kembali ke alam, kita mengajak masyarakat untuk kembali kepada alam, melestarikan dan memelihara alam, budaya dan lingkungan sebagai satu kesatuan. Event wisata TCOF Season III merupakan manifestasi dari semangat melestarikan lingkungan mengangkat pesona seni dan budaya yang berapi-api yang dituangkan dalam berbagai rangkaian pegelaran budaya, carnival dan kompetisi,” katanya.

Orang nomor satu di Basel itu berharap event wisata tahunan ini dapat menguatkan persatuan dan kesatuan antar sesama serta menguatkan pondasi kepariwisataan yang telah dirintis sehingga mampu mencapai tujuannya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Melestarikan alam dan budaya, sehingga pariwisata dapat menjadikan daerah kita semakin maju, makmur dan sejahtera. Kepada peserta dan wisatawan, saya ucapkan selamat datang dan selamat menikmati event wisata TCOF Season III ini. Selamat berkarya cipta, mengenal seni dan budaya Junjung Be­saoh Bangka Selatan, selamat mengexplore destinasi wisata kami. Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar, memberikan kesan yang baik dan mendalam baik bagi masyarakat, peserta dan pengunjung,” tutur Justiar seraya mengajak masyarakat dan bersama-sama mensukseskan event wisata tahunan TCOF Season III tersebut.

Ketua Pelaksana TCOF Season III, Haris Setiawan mengatakan, tahun ini terdapat 19 rangkaian acara dalam event wisata Toboali City on Fire Season III tersebut. Di antaranya Bike­packer Tour De Habang, Toboali Fashion Carnival, Toboali Photo Competition, Festival Tari Kreasi Daerah, Lomba Lukis Tudung Saji, Toboali Mural Festival, Festival Band, Festival Layang-layang, Festival Kuliner, Festival Telok Serujo, Ritual Adat Buang Jung, Nganggung 1000 Dulang, Touring Komunitas Motor, Pameran UMKM dan Komunitas, Lomba Mancing, Zumba Party, Lomba Masak Ikan, Festival 20 ribu Otak-otak Ikan dan Lomba Lukis Telur Serujo.

“Tahun ini jumlah rangkaian kegiatan TCOF Season III ada 19 rangkaian kegiatan. Satu diantaranya Festival Buang Jung di Desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok yang berlangsung kemarin. Dan Alhamdulillah seluruh target peserta lomba secara keseluruhan meningkat,” ujar Haris. (advertorial/ara)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved