Polisi Dalami Penyebab Terbakarnya Doser dan Gudang Alat Berat di Dusun Telek

Polisi tengah mendalami motif dan penyebab terbakarnya buldoser dan gudang tempat penyimpanan alat tambang di Dusun Telek

Polisi Dalami Penyebab Terbakarnya Doser dan Gudang Alat Berat di Dusun Telek
Ist humas Polres Basel
Satu unit Buldoser dan gudang penyimpanan alat-alat tambang di kawasan Dusun Telek, Desa Terep, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan yang ludes dilahap sijago merah, Kamis (26/7/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasat Reskrim Polres Bangka Sultan AKP Hari Kartono, mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami motif dan penyebab terbakarnya buldoser dan gudang tempat penyimpanan alat tambang di Dusun Telek, Desa Terep, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis Malam (26/7/2018) kemarin.

Terkait kejadian tersebut penyidik pun telah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk Donny yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Selain itu, guna kepentingan penyelidikan polisi juga telah mengambil beberapa sampel barang bukti di lokasi kebakaran.

" Untuk kasus tersebut (kebakaran doser-red), masih kami dalami. Beberapa saksi termasuk saksi korban (donny-red) telah kami mintai keterangan terkait kasus tersebut," ujar Hari Kartono kepada bangkapos.com, Jumat (27/7/2018) malam.

Sementara kepala desa Pasir Putih Suwandi, Kecamatan Tukak Sadai mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira, Kamis (26/7/2018) sekira pukul 23.00 WIB tadi malam. Dikatakan Suwandi, selain buldoser api juga meluluhlantahkan gudang tempat penyimpanan alat-alat penambangan.

" Informasinya doser dan gudang itu milik Donny warga Ampera. Saya dapat informasinya dari kadus, kejadian kebakaran itu terjadi sekitar jam sebelas malam kemarin. Selain doser api juga menghabiskan gudang," ujar Suwandi kepada bangkapos.com, Jumat (27/7//2018) malam.

Menurut Suwandi, saat kejadian tak ada satupun warga yang berada di lokasi kejadian. Begitu juga dengan pekerja tambang yang bisa menempati camp TI milik Donny tersebut.

" Waktu kejadian tidak ada orang, cuma kadus nya sempat ikut membantu memadamkan. Pekerja-pekerja juga waktu itu sudah lama tidak menempati camp," pungkasnya.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help