Bandara Depati Amir Belum Terapkan CIQ Beacukai 

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Pangkalpinang, Suharyanto

Bandara Depati Amir Belum Terapkan CIQ Beacukai 
dok bangka pos
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Pangkalpinang, Suharyanto 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan,  Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Pangkalpinang, Suharyanto mengatakan untuk wilayah bangka belitung bandara Depati Amir belum menerapkan Custom, Immigration Quarantine (CIQ) sebab masih wilayah penerbangan domestik dan penumpang pun masih dalam Skala antar wilayah bukan antar negara.

Sedangkan bandara skala international seperti di belitung yakni Bandara International H.A.S Hanadjoeddin yang sudah mensimulasikan penanganan CIQ Internasional.

Setiap bandara dalam Skala internasional selalu ada kantor petugas CIQ (Custom, Immigration Quarantine), yakni lembaga pemerintahan yang bertugas mengatur, mengawasi dan mengamankan lalu-lintas keluar masuknya manusia, barang-barang dan mahluk hidup lainnya demi tegaknya kewibawaan pemerintah suatu Negara.

CIQ ini dibentuk karena beberapa masalah hygiene dan sanitasi di bandara yang harus ditangani sungguh-sungguh, sebab suatu bandara internasional adalah pintu gerbang suatu negara.

Ia juga menambahkan,  para penumpang pada penerbangan internasional dalam rangka kegiatan wisata atau perjalanan dari dan ke luar negeri dipastikan melalui proses pemeriksaan petugas Bea & Cukai, Imigrasi dan Karantina yang dikenal dengan sebutan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine).

"Proses pemeriksaan dokumen perjalanan (document clearance) ini wajib dilaksanakan karena merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi Negara yang akan ditinggalkan atau Negara yang akan dikunjungi maupun Negara yang dilalui oleh penumpang bersangkutan," jelasnya kepada Bangkapos,  Jumat (27/7/2018).

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help