Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Air Mawar Ini Ditemukan Gantung Diri di Hutan

Suryanto (56), pekerja pabrik batu bata di Kelurahan Air Mawar, atau dekat Jalan Kawasan Industri Ketapang, akhirnya ditemukan.

Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Air Mawar Ini Ditemukan Gantung Diri di Hutan
Bangka Pos/Dedi Qurniawan
Suasana di sekitar hutan, dekat kawasan pabrik batu bata, Kelurahan Air Mawar, tak jauh dari jalan raya kawasan industri Ketapang, tempat Suryanto (56) tewas dalam keadaan gantung diri, Sabtu (28/7/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suryanto (56), pekerja pabrik batu bata di Kelurahan Air Mawar, atau dekat Jalan Kawasan Industri Ketapang, akhirnya ditemukan.

Ia ditemukan dalam keadaan tewas gantung diri di hutan sekitar 300 meter dari pabrik batu bata.

Pantauan‎ Bangka Pos di lokasi pukul 15.47 WIB, puluhan warga tampak berkumpul di sekitar hutan tempat Suryanto tergantung.

Hingga saat ini, warga dan pihak terkait masih menunggu petugas kepolisian dan pihak-pihak terkait untuk mengevakuasi jasad korban.

Proses pencarian dan penulurusan oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Babel di sekitaran hutan dan pabrik batu bata air mawar pangkalpinang.
Proses pencarian dan penulurusan oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Babel di sekitaran hutan dan pabrik batu bata air mawar pangkalpinang. (Istimewa)

Sebelumnya, Suryanto (56), seorang buruh pabrik batu bata dikelurahan air mawar pangkalpinang dikabarkan hilang dari Jumat (27/7/2018) sekitar pukul 11.00 wib setelah pergantian shift kerja.

Kejadian bermula ketika Korban bekerja pada Jum'at pukul 07.00 wib dan sekitar pukul 11.00 wib, suryanto tidak terlihat oleh rekan-rekan Kerjanya.

Lalu pukul 18.00 wib, pihak keluarga dan warga setempat berupaya mencari diseputaran pabrik batu bata dan menyelusuri hutan diseputaran Pabrik Batu Bata tersebut. Tetapi hasilnya nihil,  tidak satu pun rekan-rekan kerja yang melihat korban keluar dari lingkungan tersebut

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help