Smart Woman

Terpaksa Jual HP, Windy Wulandari Sukses Raih Medali Emas ISPO 2018

Siswi SMKN 2 Koba Bangka Tengah ini harus melawan keterbatasan biaya demi mewujudkan impian

Terpaksa Jual HP, Windy Wulandari  Sukses Raih Medali Emas ISPO 2018
Ist
Windy Wulandari berhasil meraih medali emas, Lomba Penelitian Indonesian Science Project Olimpiad (ISPO), tingkat nasional 2018. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM--KESUKSESAN Windy Wulandari tidak serta-merta terjadi.

Siswi SMKN 2 Koba Bangka Tengah ini harus melawan keterbatasan biaya demi mewujudkan impian.

Namun perjuangannya tak sia-sia. Windy berhasil meraih medali emas, Lomba Penelitian Indonesian Science Project Olimpiad (ISPO), tingkat nasional 2018. 

Ketertarikannya terhadap penelitian ilmiah dimulai sejak SMA. Selain karena ingin mencoba sesuatu hal yang baru, Windy memandang lomba penelitian tidak hanya memberikan dampak pada dirinya.

Tetapi, hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. “Penelitian ini membuat kita belajar menjadi manusia lebih berguna,” kata Windy kepada Bangka Pos, Jum'at (27/7).

Pada perlombaan ISPO 2018, Windy meneliti tentang pohon gaharu yang mempunyai banyak manfaat.

Bahkan, di luar negeri gubal yang dihasilakan pohon ini bernilai milliaran rupiah karena mempunyai banyak manfaat.

Daunnya dapat diolah menjadi teh sebagai obat kanker dan memiliki banyak antioksidan, begitu pula limbahnya juga dapat diolah.

“Inspirasi meneliti pohon gaharu itu dari guru pembimbing di sekolah, yaitu Pak Ardian. Beliau yang memberikan informasi awal jika pohon gaharu mempunyai banyak manfaatnya. Jika, di Bangka Tengah letaknya di Trubus hanya saja harus melalui perjalanan yang jauh,” katanya.


Dalam penelitian itu, Windiy menemui sejumlah kendala, terutama minimnya biaya. Padahal diperlukan dana untuk membeli bahan penelitian yang harus dilakukan berulang-ulang, termasuk kebutuhan dana transportasi.

Alhasil, demi mendapatkan  dana yang diperlukan, ia terpaksa menjual telepone genggam miliknya.

“Alhamdulillah pengorbanan itu tidak sia-sia, kami mendapatkan medali emas. Pemerintah Bangka Belitung juga memberikan apresiasi berupa uang bimbingan sebesar Rp 10 Juta untuk biaya penelitian,” kata Windy.

Halaman
12
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help