Peringati Hari kependudukan Dunia, BKKBN Babel Bagikan Bunga

Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membagikan bingkisan bunga kepada masyarakat di Pangkalpinang, Senin (30/7/2018).

Peringati Hari kependudukan Dunia, BKKBN Babel Bagikan Bunga
Bangka Pos/Agus Nuryadhin
Hj Etna Estelita Kepala Perwakilan BKKBN Babel 

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membagikan bingkisan bunga kepada masyarakat di Pangkalpinang, Senin (30/7/2018).

Bingkisan bunga dibagikan di lima lokasi di Simpang Perkantoran Gubernur Babel, Simpang Semabung, Simpang Rumkitban Dinas Kesehatan Tentara, Simpang Pusat Perbelanjaan Ramayana dan Simpang Empat Jalan Rasa Kunda Pangkalpinang.

Kegiatan bagi bingkisan bunga dilakukan langsung Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung Hj Etna Estelita bersama pegawai.

Dijelaskan Hj Etna mengemukakan peringati Hari Kependudukan untuk tahun 2018 Kantor Perwakilan BKKBN Babel membagikan seribu bunga untuk masyarakat.

Kegiatan ini kata Hj Etna akan dilakukan di kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Pada hari kependudukan dunia, kami bagi-bagi bunga yang dilakukan secara bertahap di kabupaten/kota di Babel," ungkapnya.

Apalagi menurut Hj Etna bahwa saat ini penduduk dunia sekitar 7,6 miliar, bila penduduknya banyak tidak berkualitas
maka akan menjadi beban pembangunan.

Seperti halnya Jumlah penduduk Indonesia saat ini sekitar 267 juta jiwa, sedangkan kebutuhan pangan tidak secepat pertumbuhan penduduk yang berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi.

"Antara pertumbuhan penduduk dan pangan tidak berbanding lurus. Pertumbuhan penduduk seperti deret ukur dan pertumbuhan pangan seperti deret hitung," jelas Hj Etna.

Lebihlanjut Hj Etna mengatakan dengan adanya hari kependudukan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dalam untaian bunga ada tulisan Ber kB
Cuma urusan bini? Dak Zaman Agik spradik, Zaman Now Laki Yang Sayang Bini Pasti Ikut Program KB.

Bangka Belitung Siap memanfaatkan bonus demografi pada 2010-2035 dan menjaga pertumbuhan penduduk yang seimbang.Upaya menjaga pertumbuhan penduduk yang seimbang dilakukan dengan nemperhatikan angka kelahiran total, angka kematian bayi, angka harapan hidup dan indikator kependudukan lainnya.

Penulis: agusrya
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved