Usai Pilwako, Pangkalpinang Perlu Menyusun Arah Kebijakan Pembangunan yang Baru

Plt Walikota Pangkalpinang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suryo Kusbandono mengatakan Kota Pangkalpinang

Usai Pilwako, Pangkalpinang Perlu Menyusun Arah Kebijakan Pembangunan yang Baru
Bangka Pos/Edwardi
Badan Perencana Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappeda dan Litbang) Kota Pangkalpinang menggelar Workshop Pembekalan Teknis Pembuatan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023 di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Senin (30/07/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Plt Walikota Pangkalpinang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suryo Kusbandono mengatakan Kota Pangkalpinang merupakan salah satu daerah otonomi dan merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai fungsi sebagai pusat pengembangan pembangunan.

'Kita sudah melaksanakan Pilwako 2018 karena itu perlu menyusun suatu arah rencana kebijakan pembangunan yang baru yaitu dokumen RPJMD Kota Pangkalpinang tahun 2018-2023 yang wajib dilengkapi dengan analisis lingkungan hidup atau Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)," kata Suryo saat membuka Workshop (Bimtek) Pembekalan Teknis Pembuatan KLHS RPJMD Kota Pangkalpinang di aula Bappeda dan Litbang, Senin (30/07/2018).

Ditambahkannya, jumlah penduduk Kota Pangkalpinang semakin meningkat, sedang daya dukung dan daya tampung wilayah semakin menurun atau sempit secara kuantitas maupun kualitas.

"Hal ini menjadi tantangan suatu wilayah agar dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dengan tetap berorientasi pada pembangunan berkelanjutan," ujarnya.

Dilanjutkannya, berdasarkan hal itu maka diperlukan suatu instrumen bagi kebijakan pengelolaan lingkungan hidup yang berprinsip pada tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Tujuan pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan dengan mengakomodir isu strategis," tukasnya.

Penulis: edwardi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved