Pengerit di SPBU DiKeluhkan Warga, Ini Pendapat Pihak Kepolisian

Maraknya pengerit di SPBU yang beberapa di wilayah Bangka Tengah, banyak dikeluhkan keberadaanya

Pengerit di SPBU DiKeluhkan Warga, Ini Pendapat Pihak Kepolisian
Bangka Pos / Riki Pratama
Ramai para pengerit mengantri di SPBU jalan Raya Berok Koba foto diambil Selasa (31/7/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Maraknya pengerit di SPBU yang beberapa di wilayah Bangka Tengah, banyak dikeluhkan keberadaanya, pasalnya kondisi motor, maupun mobil serta jeriken pengerit menumpuk yang kadangkala mengganggu pembeli lainya ketika ingin membeli bahan bakar minyak.

Selain BBM jenis premium, bahan bakar jenis solar juga sering dibeli oleh para pengerit.

Pantauan bangkapos.com pada Selasa (31/7/2018) sore ramai para pengerit mengantri di SPBU jalan Raya Berok Koba.

Ketua Komisi III DPRD Bangka Tengah, Batianus mengatakan hal yang sama, menurutnya banyaknya pengerit yang ada di SPBU saat ini menggangu para pembeli umum lainya.

Ia mengharapkan agar aparat Polres tidak diam dan pemilik SPBU, agar bisa menertibkan dan mengatur para pengerit.

"Saya juga melihatnya sudah terlalu banyak, seharusnya ini ditertibkan oleh pihak aparat dan pemilih SPBU agar masyarakat umum yang ingin membeli bahan bakar tidak terganggu dan juga kebagian,"jelas Batianus kepada wartawan, Selasa (31/7/2018)

Politisi Golkar ini mengharapkan adanya tindakan dari pihak aparat agar bisa mengatur dan menertibkan pengerit di setiap SPBU

"Kita harapkan bisa ditertibkan, jangan sampai mengganggu warga lain, karena ini merupakan kebutuhan dasar, dan kebutuhan kita bersama,"lanjutnya

Kasat Reskrim Polres Bateng AKP Robby membenarkan bahwa kegiatan seperti itu sebenarnya melanggar, namun menurutnya, hal itu perlu diberitahukan terlebih dahulu ke pihak SPBU agar tidak berlebihan melakukanya.

"Iya sebenarnya itu melanggar, namun ini berkaitan dengan masyarakat yang banyak ingin menjual premium di pinggir jalan,"jelas Kasat

Ia menambahkan bahwa, pihaknya akan mengupayakan untuk menertibkan pengerit nantinya, namun dengan terlebih dahulu memberitahukan ke pemilik SPBU.

"Kita akan upayakan beritahu ke pihak SPBUnya, bila ke pengerit langsung mungkin tidak, karena itu bersentuhan dengan masyarakat yang ingin mencari mata pencarian, dengan menjualnya kembali,"lanjutnya

Ia menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini sudah sering ditertibkan, namun setelah ditertibkan beberapa hari mereka kembali lagi.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help