RSBT Edukasi Kanker Organ Reproduksi Wanita

Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang menggelar seminar awam edukasi kanker pada organ reproduksi wanita.

RSBT Edukasi Kanker Organ Reproduksi Wanita
Bangka Pos
Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang menggelar seminar awam edukasi kanker pada organ reproduksi wanita di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Senin (30/7). 

BANGKAPOS.COM - Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang menggelar seminar awam edukasi kanker pada organ reproduksi wanita di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Senin (30/7).

Ratusan peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan maupun masyarakat umum hadir mengikuti seminar bekerjasama dengan Orga­nisasi CISC (Cancer Information Support Center) dan didukung PT RSBT dan PT Timah Pangkalpinang.

Seminar ini diisi oleh pemateri dari ahli kanker kandungan, dr Toto Imam Soeparmono, Sp.OG (K) onk dan Spesialis Bedah, dr Adi Sucipto Sp.B. Dihadiri juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, drg Mulyono Susanto dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang serta Persit dan Bhayangkari Cabang Bangka Belitung.

Direktur Utama PT RSBT Pangkalpinang, Yenita menuturkan acara ini untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat mengenai penyakit kanker, khususnya reproduksi wanita agar mengetahui penyebab maupun penanganan penyakit mematikan ini.

“Digelarnya kegiatan ini agar memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Karena kanker ini merupakan penyakit mematikan kedua setelah jantung. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” kata Yenita.

Sama halnya dikatakan Direktur RSBT, Sufiyati yang menuangkan harapannya dalam acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu. Dirinya berharap, usai ceramah kesehatan ini respon yang cepat diberikan oleh masyarakat jika sudah me­ngetahui apalagi mengidap penyakit kanker, agar segera deteksi dini ke dokter yang merupakan ahlinya.

“Jangan sampai kekura­ngan informasi dan lambat menanganinya. Harus segera dideteksi dini dan respon yang cepat. Karena memang benar, mencegah lebih baik daripada mengobati,” kata Sufiyati.

Sementara itu Ketua CISC, Aryanthi Bara Muli Putri mengatakan agar seminar ini dapat membuka wawasan para peserta sehingga dapat menyebarluaskan informasi kepada rekan-rekan lainnya.

CISC merupakan sebuah organisasi peduli kanker di Indonesia. Bisa juga memberikan informasi, edukasi dan saling memberikan semangat antar cancer survivor (sebutan penderita kanker yang berhasil bangkit dari penyakitnya).

“Kanker bisa dicegah, yang penting kita harus sabar menghadapinya. Karena penyakit ini bukan akhir dari segala­nya,” ujar Aryanthi.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help