Seminar Nasional KOSADA-LSF RI, Generasi Milenial Cerdas Media

Seminar ini dilaksanakan karena melihat tantangan generasi muda jaman now atau yang dikenal dengan

Seminar Nasional KOSADA-LSF RI, Generasi Milenial Cerdas Media
Ist
SEMINAR - Suasana Seminar Nasional bertajuk "Generasi Milenial Cerdas Media", Senin (30/7) di Hotel Jatiwisata Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tak kurang dari 150 peserta menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Komunitas Aksara Muda (KOSADA) Babel bekerjasama dengan Lembaga Sensor Film (LSF) RI bertajuk "Generasi Milenial Cerdas Media", Senin (30/7/2018) di Hotel Jatiwisata Pangkalpinang.

Seminar kali ini menghadirkan pembicara dari anggota Lembaga Sensor Film (LSF) RI, Sudama, Ketua KPID Babel, Rusdiar serta dipandu oleh moderator Agung Setiawan yang merupakan Dosen FISIP UBB dan Film Maker.

"Seminar ini dilaksanakan karena melihat tantangan generasi muda jaman now atau yang dikenal dengan generasi milenial saat ini, susah dalam memilih dan memilah media yang patut atau tidak patut untuk ditonton karena kurangnya pengetahuan mengenai literasi media," kata Ketua Pelaksana, Faisal Cholid dalam rilisnya kepada Bangkapos.com, Selasa (31/7/2018).

Rusdiar dalam pemaparannya tentang "Literasi Media Televisi" menyampaikan, pentingnya sensor mandiri sebagai tameng generasi milenial agar cerdas dalam memilih dan memilah tontonan sesuai dengan kategori umur.

"Ada penelitian yang mengatakan, tidak dianjurkan usia 2 tahun ke bawah menonton TV. Karena usia segitu, otaknya sangat mudah merekam. Maka dari itu, tidak dianjurkan untuk usia di bawah dua tahun," jelasnya.

Untuk itu, peserta diminta kritis terhadap media dan menyampaikan pesan kepada para orang tua secara halus untuk tidak memberikan tontonan yang tidak sesuai kategori umur kepada anak di rumah.

Sementara itu, anggota LSF RI, Sudama mengatakan, gelombang perkembangan digitalisasi yang pesat tidak bisa dilawan, melainkan harus diimbangi dengan memiliki pemahaman literasi media yang kuat agar tak mudah terjerumus pada sebuah tontonan film.

"Kalau kita punya kekuatan dan wawasan tentang literasi media, kita tidak akan mudah terpengaruh.
Pengaruh-pengaruh itu yang harus ditangkal dengan pengetahuan kita tentang literasi media," jelas Sudama.

Sementara Ketua Umum KOSADA Babel, Muhammad Tahir dengan adanya Seminar Nasional ini berharap, informasi dan wawasan baru yang didapatkan oleh para peserta bisa disampaikan kembali kepada masyakarat agar tercerahkan.

"Rekan-rekan semua lah yang menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan informasi dari acara ini demi keluarga, teman dekat dan masyarakat diluar sana dapat tercerahkan, lebih penting lagi menanamkan pada diri kita sendiri," imbuhnya. (*)

Follow instagram Bangka Pos

Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help