Akan Ada Sistem Baru, DPRD Babel Yakin Pemangkasan TPP Tak Akan Dipolitisir

Pemprov Bangka Belitung harus memangkas sejumlah anggaran dan kegiatan yang dinilai tak sesuai untuk mengatasi difisit anggaran tahun 2019

Akan Ada Sistem Baru, DPRD Babel Yakin Pemangkasan TPP Tak Akan Dipolitisir
Bangka Pos/Hendra
Seksi Penindakan BK DPRD Babel, Adet Mastur 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemprov Bangka Belitung harus memangkas sejumlah anggaran dan kegiatan yang dinilai tak sesuai untuk mengatasi difisit anggaran tahun 2019.

Salah satunya yang bekal terkena pemangkasan yakni TPP para ASN di Pemprov Babel. TPP yang cukup besar menyedot anggaran ini bakak terkena imbasnya.

Pemangkasan TPP tentunya bakal mendapat pro dan kontra. Ditahun politik ini, bisa saja pemangkasan ini menjadi bahan politik.

Terkait hal ini Ketua Komisi I DPRD Babel, Adet Mastur mengatakan pemangkasan anggaran tetap harus dilakukan oleh pemprov Bangka Belitung untuk mengatasi defisit anggaran.

Berdasarkan hasil RPD dengan Pemprov Babel, Adet mengatakan akan ada sistem baru dalam pembayaran TPP.

“Kita pikir tak akan dipolitisir. Pemangkasan TPP dengan sistem baru nantinya tetap mengedepankan azas pemertaan dan adil. Kalau sebelumnya kerja berat, tapi TPP kecil. Kedepannya tidak seperti itu,” kata Adet Mastur, Rabu (1/8/2018).

Dia menjelaskan sistem berbasis kinerja ini nantinya akan menilai ASN seusai dengan beban kerjanya.

ASN yang tanggungjawab dan beban kerja lebih berat akan mendapatkan tunjangan yang besar. Sebaliknya, ASN yang bebannya ringan, tunjangannya akan mengikuti.

Sementara Sekda Babel, Yan Megawandi mengatakan tidak ada pemangkasan TPP secara langsung. Hanya saja nanti akan ada sistem baru yang lebih baik.

“Tidak ada pemotongan TPP. Nanti ada namanya tunjangan kinerja. Seperti apa sistemnya akan kita bahas lagi,” ujar Yan Megawandi.

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help