Video

Budidaya Sayur Sawi Peluang Penghasilan Baru

Masih ada cara lain untuk menambah penghasilan, melalui budidaya tanaman hortikultura jenis sayuran

Namun sejak dulu, DPRD Bangka selalu mendukung program pertanian tangguh.

"Maka kita kembalikan basis kita sebagai petani. Apalagi tanaman sayuran ini cepat panen dan menghasilkan bisa menambah penghasilan keluarga," katanya.

Sementara itu, Ali (59), pelaku teknis kebun sayur di lokasi kebun milik Rendra pada kesempatan yang sama, Rabu (1/8/2018) mengatakan hal senada. Tanaman sayur jenis sawi yang ia budidayakan bersama keluarga, lebih mengutamakan pola pertanian organik.

"Khusus tanaman sayuran yang saya budidayakan di kebun ini (Kebun Rendra Basri) saya prioritaskan penggunakan bahan organik," kata Ali.

Soal pangsa pasar sayuran jenis sawi manis yang ia maksud, tidak bermasalah. Karena sejumlah pedagang bisa membeli hasil kebun yang ia kelola, dalam kisaran harga terjangkau.

"Sawi manis ini dua minggu di persemaian, kemudian pindah ke siung (bedengan). Setelah dua atau tiga Minggu kemudian sudah bisa dipanen," katanya.

Dalam satu bedengan atau siung ukuran 1,4 meter x 20 meter menurut Ali, bisa menghasilkan sayur sawi sebanyak 80 kg hingga 100 kg. Dapat dibayangkan ketika benih atau bibit sawit ditanam dalam hamparan 1 hektare, maka hasilnya begitu melimpah.

"Pemasarannya lumayan gampang. Sawi manis ini harga jual ketika baru panen di kebun Rp 5.000 hingga Rp 7.000 perkg. Sedangkan harga di tingkat pedagang jual di pasaran bisa lebih dari itu, minimal belasan ribu perkg," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved