Adu Mulut Berujung Dugaan Penganiayaan, Warga Pangkalarang Diamankan Polsek Bukitintan

korban yang berusaha menyelamatkan diri bersama adiknya, tiba-tiba dihampiri oleh pelaku yang membawa pecahan botol

Adu Mulut Berujung Dugaan Penganiayaan, Warga Pangkalarang  Diamankan Polsek Bukitintan
Ist
Mus (38) diamankan gabungan unit resintel Polsek Bukit Intan, Rabu (1/8/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terlibat cekcok mulut, hingga berujung pada dugaan penganiayaan, Mus (38) diamankan gabungan unit resintel Polsek Bukit Intan, Rabu (1/8/2018) malam. 

Sebelumnya, sekitar pukul 16.30 WIB, Korban yang bernama Septa rini (36) terlibat cekcok mulut dengan Mus di depan warung Otak-otak Ase, Kelurahan Bintang, Kecamatan Rangkui.

Pada saat itu, Adik korban, yakni Viranti datang ke lokasi. Kemudian ia mencoba melerai adu mulut dua orang tersebut. 

Bukan hanya Viranti yang ikut melerai, salah seorang saksi yakni Edi yang berada di lokasi pun ikut mencoba memisahkan pertikaian, namun pelaku malah tidak terima dan mengejar Edi.

Tak lama, korban yang berusaha menyelamatkan diri bersama adiknya, tiba-tiba dihampiri oleh pelaku yang membawa pecahan botol. 

Pelaku pun menikam lengan kiri korban menggunakan pecahan botol tersebut. 

Kapolsek Bukitintan, AKP Diana Yanmiraty seizin Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, mengatakan usai mendapatkan laporan dari Viranti dengan Laporan polisi nomor : LP /B- 31/VIII/Babel/Res.Pkp/Sek. Bk Intan/spkt, tgl 01 Agustus 2018, Tim gabungan unit reskrim dan intel langsung memburu pelaku yang sudah diketahui identitasnya. 

Mus warga Pangkal arang, Kecamatan Pangkalbalam ini diringkus saat berada di SPBU Pangkalbalam. 

"sekarang pelaku diamankan di Polsek Bukit Intan." ujar AKP Diana, Kamis (2/8/2018).

Disebutkan Diana, pihaknya masih dalam proses penyidikan lebih lanjut dan mendalami kasus diduga penganiayaan yang dialami Septa rini, warga Kelurahan Opas indah, Kecamatan Taman sari.

Belum diketahui motif terjadinya penganiayaan tersebut. Namun antara pelaku dan korban merupakan teman. 

Dari tangan pelaku, Polsek Bukit intan mengamankan satu unit sepeda motor jenis yamaha N-max warna putih. 

Sementara itu, Adik korban yang melaporkan kejadian ini, Viranti, mengaku belum juga mengetahui motif penganiayaan yang dilakukan pelaku kepada kakaknya hingga menyebabkan luka dilengan kiri Septa akibat sayatan benda tajam. 

"belum tahu juga kenapa. Masih dalam proses yang ditangani oleh pihak kepolisian." kata Viranti usai dihubungi melalui panggilan telepon. (*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved