Gelar Seminar Edukasi Kanker, Ini Harapan Bupati Beltim, Yuslih Ihza

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPKB) bekerjasama dengan CISC mengelar Seminar edukasi Kanker

Gelar Seminar Edukasi Kanker, Ini Harapan Bupati Beltim, Yuslih Ihza
Bangka Pos / Suharli
Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza usai memberikan sambutan kepada peserta seminar edukasi Kanker, Di A1 bukit Samak, Manggar, Kamis (2/8/2018). 

Laporan wartawan, Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk  Keluarga Berencana (PPKB) bekerjasama dengan Cancer Information and Support Center (CISC) mengelar Seminar edukasi Kanker di A1 Bukit Samak desa Lalang, Manggar.

Seminar edukasi kanker dengan tema  "Kenali gejala dan cegah kanker kandungan" dihadiri 250 peserta terdiri dari ibu Persit, bhayangkari, bidan, perawat dan perwakilan dari tiap Kecamatan se-Kabupaten Belitung Timur.

Bupati Beltim Yuslih Ihza yang hadir sekaligus  membuka kegiatan tersebut,  dengan adanya seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang gejala dan mencegah kanker kandungan yang sangat rentan menyerang kaum perempuan.

Sebab kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

"Pengetahuan masyarakat masih minim mengenai kanker kandungan, kanker servik dan kanker payudara. Karena itu sebaiknya perempuan bisa secara rutin melakukan pemeriksaan dini sebagai langkah antisipasi," ujar Yuslih.

Yuslih juga berharap ada dampak positif yang dapat memberikan edukasi dan sosialisasi dari pelaksanaan seminar ini, sehingga seminar kesehatan perlu dilakukan dan harusnya menjadi perhatian bersama yang dapat memberikan pemahaman baik bagi masyarakat terutama kaum perempuan.

"Mulailah pada lingkungan keluarga anda untuk memiliki kesadaran, kepedulian, pencegahan dan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit kanker," imbau Yuslih

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Beltim, Yulhaidir mengatakan dengan adanya acara seminar ini diharapkan dapat menyampaikan informasi terkait kanker, karena semakin minim informasi yang diterima masyarakat akan semakin berisiko.

"Kami sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa dan melakukan pemeriksaan secara berkala, namun kondisinya saat pemeriksaan masih banyak yang malu, kami pun memberikan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan dini," kata Yulhaidir saat ditemui posbelitung disela-sela kegiatan, Kamis (2/8/2018).

Ketua Umum Cencer Information and Support Center (CISC) Aryanti Baramun menjelaskan Kegiatan hari ini merupakan kegiatan Pencerahan untuk kanker terutama tentang organ reproduksi wanita.

"Apabila ada gejala yang tidak biasa jangan berobat non medis yang berakibat kanker akan berakibat stadium lanjut," kata Aryanti

Aryanti juga menjelaskan CISC merupakan Organisasi yang berdiri pada tahun 2003 dan didukung oleh Kemenkes RI dan pasien untuk ikut mendukung dalam deteksi dini terhadap kanker payudara dan kanker serviks.(*)

Penulis: Suharli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved