Serunya Bule Asal Belanda Masak Lempah Kuning Khas Bangka

Para turis dari negeri Tulip tersebut ingin merasakan langsung cooking class masakan khas Pulau Bangka di Kembang Katis Resto.

Serunya Bule Asal Belanda Masak Lempah Kuning Khas Bangka
istimewa
Wisatawan asal Belanda saat melakukan cooking class masak Lempah Kuning di Kembang Katis Resto. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wisatawan asal Belanda ini sangat menikmati perjalanan mereka mengelilingi Sumatera, khususnya Pulau  Bangka. Dari melihat orang utan di Sumatera, mereka juga antusias sekali dengan sejarah Bangka. Hal ini mungkin dipengaruhi karena Historical Belanda - Indonesia, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung ini.

Keluarga Dusseljee yang berasal dari dunia pendidikan sangat ingin belajar sejarah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan The Dutch Colonization.

"Bangka menjadi salah satu daerah yang favorit karena Pepper Plantationnya yang mereka dengar dari sejarah. Bangka sangat exited. Sehingga mereka ingin juga bisa memasak masakan Bangka," ungkap Owner Kembang Katis Resto Yuna Ekowati kepada bangkapos.com, Rabu (1/8/2018).

Para turis dari negeri Tulip tersebut ingin merasakan langsung cooking class masakan khas Pulau Bangka di Kembang Katis Resto. Mereka sudah merequestkan untuk masakan Ikan Lempah kuning dengan rempah rempah (bumbu) yang kuat dengan panduan Rujak Kembang Katis.

Mrs Cornelia Jeanne Maria Jansen Dussseljee, Mr Jakob Dusseljee Jansen,Mr Lennard Voogd, Mrs Anne Dusseljee dan Ms Charlotte Maria Dusseljee ini semangat belajar resep dan langsung membuatnya sehingga makan malam mereka dinikmati dengan masakan mereka sendiri.

"Enjoyed kata mereka," ungkap Yuna.

Wisatawan asal Belanda saat melakukan cooking class masak Lempah Kuning di Kembang Katis Resto. (ist)
Wisatawan asal Belanda saat melakukan cooking class masak Lempah Kuning di Kembang Katis Resto. (ist) (istimewa)

Selain rasa masakan yang enak, rempah-rempahnya juga bisa didapat di Negeri Kincir Angin tersebut.

"Mereka akan info ke teman-teman di sana untuk belajar masak di Bangka," ujar Yuna.

Para turis mancanegara itu juga senang karena background Kembang Katis Resto dihiasi pohon lada dan cabe.

"Mereka suka sekali nature katanya," kata Yuna.

Selain itu para wisatawan dari Belanda itu juga mengunjungi Museum Timah Muntok untuk menambah wawasan mereka tentang Muntok Tin, satu persatu sejarah yang mereka pelajari di sana mereka kunjungi.

Yuna berharap sejarah Bangka bisa menarik wisatawan untuk masuk ke Bangka bukan hanya di daerah timur, Bali dan Jogja.

"Karakteristik wisatawan itu yang harus kita kenali, supaya kita bisa memberikan sesuatu berdasarkan apa yg mereka inginkan. Dengan pramuwisata yang mempunyai wawasan yang baik tentunya Bangka perlahan tapi pasti akan siap untuk wisatawan," kata Yuna. 

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help