Terakhir Pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2019, Usia AHY Genap 40 Tahun

Nama AHY terus mencuat menjadi calon wakil presiden mendampingi sosok Prabowo Subianto.

Terakhir Pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2019, Usia AHY Genap 40 Tahun
Agus Harimurti Yudhoyono 

BANGKAPOS.COM  -  Agus Harimurti Yudhoyono belakangan sibuk menghadiri acara internal yang dilakukan oleh partai maupun timnya sendiri. Nama AHY terus mencuat menjadi calon wakil presiden mendampingi sosok Prabowo Subianto.

Dalam sebuah diskusi yang digelar di Kebayoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, AHY mengaku dirinya merupakan representasi anak muda yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara. Usia 39 tahun, ucapnya, menjadi usia yang cukup untuk melakukan suatu perubahan.

"Silakan lihat presiden Perancis, Perdana Menteri New Zealand (Selandia Baru), terbaru menteri olahraga di Malaysia. Semua berusia muda ketika memimpin," ujarnya.

Tepat 10 Agustus 2018 mendatang, usia mantan tentara berpangkat mayor infanteri itu tepat 40 tahun. Bukan usia yang dapat dibilang muda, menurut Agus. Hanya saja, tingkat kematangan dan kedewasaan, juga tanggung jawab, dapat diperhitungkan menjadi pemimpin suatu bangsa.

"Ya memang kalau dibilang muda, sudah tidak muda-muda sekali. Tapi setidaknya, memiliki jiwa dan semangat muda itu harus," tegas Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu.

Baliho bergambar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah berpose hormat berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat(27/7/2018). Pasang baliho tak terlepas dari pendaftaran Capres-Cawapres Agustus mendatang. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Baliho bergambar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah berpose hormat berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat(27/7/2018). Pasang baliho tak terlepas dari pendaftaran Capres-Cawapres Agustus mendatang. (Warta Kota/Henry Lopulalan) ()

Deputi V Kogasma, Putu Supadma Rudana kepada Tribun mengatakan AHY merupakan pilihan alternatif yang diberikan Partai Demokrat untuk bangsa Indonesia pada 2019. Putu yang juga Wasekjen Partai Demokrat, mengungkapkan sebuah kode. 

Dalam pencalonan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, sekurang-kurangnya harus berusia 40 tahun. Hal itu tertuang dalam Pasal 169 huruf q UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Sekarang kan usia 39. Tepat 10 Agustus 2018, usianya 40 tahun. Syarat jadi capres dan cawapres 40 tahun. Nah, maknai sendiri deh," kata dia seraya tersenyum.

Di tanggal yang sama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hari terakhir pendaftaran calon presiden dan wakil presiden hingga pukul 00.00WIB. 

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dalam konfrensi persnya menilai tidak akan ada pendaftaran capres-cawapres pada 4-8 Agustus 2018 meski sudah dibuka. "Saya rasa 4-6 Agustus tidak ada yang mendaftar. Baru 9-10 Agustus ada yang mendaftar," jelasnya beberapa waktu lalu.

Sikap itu diamini oleh Agus Harimurti Yudhoyono. Menurutnya, seluruh partai masih sangat cair. Komunikasi politik terus dilakukan baik secara formal maupun informal. Semua kemungkinan masih dapat terjadi.

"Intinya, komunikasi masih terus berlanjut," ucapnya di sebuah diskusi. Terciptanya koalisi dengan Partai Gerindra dan menutup koalisi dengan partai pendukung pemerintah, membuat Demokrat semakin yakin untuk keterpilihan AHY. 

Terlebih, sudah secara tersurat, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memperhitungkan mantan pasangan Sylviana Murni saat pilgub DKI Jakarta tersebut.

"AHY, why not? Saya ingin pendamping saya, yang memiliki integritas, kualitas dan yang paling penting sosok muda," tegas Prabowo.

Putu Supadma yang juga orang ring satu AHY itu menjelaskan perihal kemungkinan kejutan yang ada di dalam koalisi tersebut. Beberapa jam, jelang pendaftaran di hari terakhir. "Apakah ada kejutan? Tunggu saja 10 Agustus dini hari di Kuningan," ungkapnya. (tribunnetwork/amryono prakoso) 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help